10 Nasehat Untuk Wanita

52
Nasehat adalah sebuah kejernihan yang sewajarnya
hadir dalam kehidupan masyarakat Islam. Terkhusus bagi wanita muslimah
yang hidup dijaman ini. Sapaan nasehat adalah penyejuk yang menyegarkan
langkah dalam menuju ridha Yang Maha rahmah, Allah tabaraka ta’ala.

Wanita muslimah meyakini bahwa Allah adalah
Tuhannya, Muhammad adalah nabinya dan Islam adalah agamanya, dan
menampakkan jejak keimanan dalam perkataan, amalan dan keyakinan.
Maka ia selalu menjauhi murka Allah, takut akan pedihnya azab
Allah dan balasan akibat menyelisihi perintah-Nya.
Wanita muslimah selalu menjaga sholat-sholat
wajibnya, berwudlu, menjaga kekhusyukan dan ketepatan waktu melaksanakan
sholat. Janganlah menyibukkan diri dengan aktivitas yang lain
ketika datang waktu sholat. Meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat
yang memalingkan dari ibadah kepada Allah. Ia pun menampakkan
atsar (bekas) sholatnya dalam peri kehidupan , karena sesungguhnya
sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, sholat adalah
penjaga terbesar dari kemaksiatan.
Wanita muslimah selalu menjaga hijabnya (mengenakan
jilbab) merasa mulia dengan hal tersebut dan dia tidak keluar
dari rumah kecuali dalam kondisi berjilbab, dengan jilbab tersebut
bertujuan agar Allah menjaganya. Ia pun bersyukur kepada Allah
yang telah memuliakan, menjaga dan mengehendaki terjaganya kesuciannya
dengan jilbab.” Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu
anak-anakmu dan wanita beriman agar mereka mengenakan jilbab-jilbab
mereka.” (al ahzaab: 59)

Wanita muslimah selalu mentaati suaminya, bersikap
lembut, cinta, mengajaknya kepada kebaikan, menasehati dan menghibur
suaminya. Ia tidak mengeraskan suara dan kasar dalam berbicara
kepada suaminya. Rasulullah bersabda,

‘apabila seorang wanita menjaga shalat lima waktunya,
berpuasa di bulan ramadhan, menjaga kehormatannya, dan mentaati
suaminya niscaya ia akan masuk surga. (Hadis
Shahih jami’)

Wanita muslimah senantiasa mendidik putranya
untuk taat kepada Allah, mengajarinya dengan aqidah yang benar,
menanamkan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya serta menjauhi
maksiat dan akhlaq yang buruk, firman Allah,

‘wahai orang-orang yang beriman jagalah diri kalian
dan keluarga kalian dari api neraka’. (At
tahrim: 6)

Wanita muslimah tidak berdua-duaan dengan laki-laki
yang bukan mahramnya. Sabda Rasulullah,

‘barangsiapa wanita yang berdua-duaan dengan laki-laki,
maka setan yang ke-3 nya’.
Dan wanita muslimah tidak bepergian jauh kecuali
untuk keperluan yang tidak bisa ditinggalkan dan disertai mahram
dengan berjilbab.

Wanita muslimah tidak berpenampilan atau berdandan
seperti kaum laki-laki. Sabda Rasulullah,

‘Allah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita
dan wanita yang menyerupai laki-laki.’ (Hadis
shahih)
Wanita muslimah juga tidak meniru orang-orang
kafir dalam kekhususan dan kebiasaan mereka,
“barang siapa yang bertasyabuh (menyerupai) suatu
kaum, maka ia termasuk golongan kaum tersebut” (hadis
shahih)

Wanita muslimah adalah da’iyah (orang yang berdakwah)
dibarisan kaum wanita dengan menggunakan perkataan yang baik melalui
jalan menziarahi tetangganya , menyambung persaudaraan, melalui
telpon, memberikan buku-buku dan kaset-kaset Islam. Ia pun beramal
dengan apa yang ia ucapkan dan bersemangat dalam menghindarkan
diri dari adzab Allah,

‘kalau Allah menghidayahi seseorang melalui perantara
kamu maka hal tersebut lebih baik bagimu dari pada binatang
ternak yang merah (harta dunia yang banyak).
(HR. bukhari dan muslim).

Wanita muslimah menjaga hatinya dari kerancuan
dan hawa nafsu , menjaga pandangannya dari pandangan-pandangan
yang haram, menjaga telinganya dari hal-hal yang melalaikan dari
dzikrullah, ini semua yang dinamakan dengan taqwa,

‘malulah terhadap Allah dengan sebenar-benarnya,
barang siapa yang malu dengan sebenar-benarnya maka jagalah
kepalanya dan apa yang ada didalamnya, dan jagalah perutnya
serta yang ada didalamnya, ingatlah kematian dan musibah, barang
siapa yang menghendaki akhirat hendaknya ia meninggalkan (tidak
cinta) perhiasan-perhiasan dunia, barang siapa berbuat demikian
niscaya sikap malunya kepada Allah benar. (Hadis
Shahih Jami’)

Wanita muslimah tidak menyia-nyiakan waktu siang
maupun malamnya untuk perbuatan yang tidak ada gunanya, atau melewatkan
masa mudanya hilang dengan percuma,

‘tinggalkanlah mereka yang menjadikan
agamanya sebagai permainan dan kesia-siaan’. (Al An’am: 70)

Allah berfirman tentang orang yang menyia-nyiakan umurnya ,

‘alangkah meruginya diri kami
dari apa yang telah kami tinggakkan’ .
(Al An’am: 31)
Wahai muslimah laksanakanlah nasehat-nasehat ini
niscaya engkau akan jaya di dunia dan di akhirat.
SHARE