Beberapa Kata-Kata Mutiara Islam Ramadhan Terbaru 1437 H / 2016 M

Advertisement
Kata-Kata Mutiara Islam Ramadhan Terbaru 1437 H / 2016 M,- Bermula dari keisenan tidak memiliki kerjaan di subuh hari, sehingg lahirlah deretan daftar kata bijak motivasi ramadhan ini. Banyak diantara kaum muslimin yang enggang menyapa saudara muslimn lainnya, entah merasa canggung, malu atau tidak memiliki bahan obrolan. 

Kerana banyaknya yang anggapan tersebut, maka kami berinisiatif mengumpulkan kata-kata yang cocok untuk membuka obrolan dengan teman-teman Anda. Daftar kata-kata mutiara islam ini kami kumpulkan dari situs-situs yang bertemakan sama. Mudahan bermanfaat, berikut daftarnya:

Nikmat akan mencegah azab, meninggalkan dosa akan menghidupkan hati. Allah selalu memberi yg terbaik, tapi kita kadang berfikir kenapa Dia mbebani kita cobaan ini. Ingatlah bahwa Allah SWT: Kadang apa yangg tak kamu sukai justru baik bagimu.

Di dalam pertemanan ataupun menjalin hubungan baik antara manusia haruslah dijaga dengan nilai-nilai kepercayaan serta saling menghargai. Jangan coba-coba hidup hanya mengandalkan kemampuan diri sendiri. Libatkankah selalu Allah dalam setiap proses kehidupan kita.

Kesuksesan adl dmn kita mengenal diri & Tuhan kita, serta sadar akan potensi, kemudian mengembangkannya dengan maksimal utk kemanfaatan umat. Kesuksesan tdk sekadar memerlukan keberanian melakukan sesuatu, tp jg pengetahuan&keterampilan yg baik agar tercapai apa yg tlh kt tetapkan.


Carilah Aku ditengah² dhuafa. Sesungguhnya kalian mendapat pertolongan dan rizki karena para dhuafa diantara kalian (Hadist). Qona'ah atau menerima apa yang kita miliki bagaikan bangunan yang tak akan hancur. (diambil dari Kata Mutiara Ramadhan Islami)

Marhaban Ramadhan bulan keberkahan dan Ramadhan Bulan Ampunan, bulan Cinta dari Allah untuk makhlukNya. Berbahagialah kita sebagai Muslim. bulan ramadan bulan suci terdapat didalamnya puasa ramadhan, malam lailatul qadar seribu bulan, malamnya diramaikan dengan shalat malam Ramadhan dan diakhr bulan mulia ini dihiasi dengan hari raya idul fitri. mudahan kita semua mendapatkan kenikmatan tersebut dengan Menghiasi bulan ramadhan dengan ibadah utama ramadhan.

Dikala hati sedang gundah gulana. Maka Ingatlah Allah! krn dg mengingat Allah, hati kita akan menjadi tenteram (QS. ArRa'du:28). Renungkanlah Cinta yang diberikan Allah untuk kita. Niscaya kita tak kan kuasa menghitung berapa banyak cintaNYA yg diberikan pada kita.

Ya Allah, I'm weak&dark when I forget YOU,but I'm strong when I'm with YOU. Remembering YOU always gives me spirit to face&solve problems.

Berpikir jernih&tenanglah kalian. karena sifat tergesa-gesa adalah sifatnya setan. Jangan risaukan apa yang tidak kita miliki, risaukan hati saat tak bersungguh-sungguh mensyukuri setiap pemberian Nya. Lupakan semua kebaikan yg pernah kita perbuat. Sebaliknya, ingat2 terus semua dosa kita yg lalu meski sudah kita tinggalkan -Haddad Alwi-

Bersyukurlah atas keterbatasan yg km miliki krn hal itu memberimu kesempatan untuk memperbaiki diri -komunitas cinta ilmu- Penderitaan jiwa mengarahkan keburukan,putus asa adl sumber kesesatan&kegelapan hati pangkal penderitaan jiwa 

Kata-kata Bijak Islam tentang sahabat

Jangan risau saat dihimpit masalah, bukankah pekatnya malam itu pertanda pagi datang menjelang?
Janganlah bersedih karena Allah bersamamu dan DIA-lah Dzat yang paling dekat denganmu
semakin kita terlalu berharap selain kepada Allah, maka bersiap-siaplah kita untuk semakin kecewa.

Sahabat yg tak akan berpisah,saat hadir,bepergian,tidur dan saat jaga atau bahkan selama hidup&mati hanyalah Allah SWT.Seorang bijak bestari pernah ditanya. Apakah kebenaran yang jelek? Jawabnya: Memuji diri sendiri. 

Yang membuat seseorang mulia bukanlah pangkat dan jabatannya, melainkan kesanggupan memikul dan menyempurnakan amanahnya. (a'a Gym)

Bakti dan rasa sayang kepada kedua orang tua tak perlu menunggu hari ibu atau hari ayah, rasa itu harus terus ada, Allah telah menyiapkan surga untuk anak yang mau berbakti pada orangtua, sekalipun orangtuanya mendzaliminya

Nabi bersabda,"Seorang Muslim yang mempunyai kedua orang tua yang Muslim, kemudian ia senantiasa berlaku baik kepadanya, maka Allah berkenan membukakan dua pintu surga baginya. Kalau ia memiliki satu orang tua saja, maka ia akan mendapatkan satu pintu surga terbuka. Dan kalau ia membuat kemurkaan kedua orang tua maka Allah tidak ridha kepada-Nya". Maka ada seorang bertanya, "Walaupun keduanya berlaku dzalim kepadanya?" Jawab Rasulullah, "Ya, sekalipun keduanya menzhaliminya" - HR. Bukhari

Rasulullah bersabda, “Tiada suatu kaum yang duduk sambil berdzikir kepada Allah melainkan mereka akan dikelilingi oleh malaikat, diselimuti oleh rahmat dan Allah akan mengingat mereka di hadapan makhluk yang ada di sisi-Nya.” - HR Bukhari

Sementara itu hadits yang lain menyebutkan, “Tiada suatu kaum yang berkumpul sambil mengingat Allah dimana dengan perbuatan itu mereka tidak menginginkan apa pun selain diri-Nya, melainkan penghuni langit akan berseru kepada mereka, ‘Bangkitlah, kalian telah diampuni. Keburukan-keburukan kalian telah diganti dengan kebaikan-kebaikan’.” - HR Ahmad

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْراً كَثِيراً

Firman Allah, “Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya.” - QS. Al-Ahzab [33]: 41

فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلاَةَ فَاذْكُرُواْ اللّهَ قِيَاماً وَقُعُوداً وَعَلَى جُنُوبِكُمْ فَإِذَا اطْمَأْنَنتُمْ فَأَقِيمُواْ الصَّلاَةَ إِنَّ الصَّلاَةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَاباً مَّوْقُوتا

Allah berfirman, "Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat, ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring” - QS. An-Nisa [4]: 103

Hidup adalah pilihan, kita yang sekarang adalah hasil pilihan kita di masa lalu, dan apa yang kita pilih hari ini menjadikan kita siapa di masa depan

Membina dan dibina, itu sama-sama perlu kesabaran, sama-sama punya tantangan dan cara yang tersendiri, karena saat kita membina, sebetulnya diri sendirilah yang dibina, karena saat kita dibina, kita sedang berlatih membina, kedepannya.
Ilmu itu perlu pengorbanan, bukan hanya waktu namun juga perasaan, mendapat ilmu pun perlu pengorbanan tidak hanya harta tapi juga jiwa, bila kita membina, sadarilah kita hanya perantara ilmu Allah, bila kita dibina, tegaskan diri, ini kewajiban yang datang dari Allah

Siapapun kita, tanamkan keikhlasan dalam hati, bahwa kita melakukan bukan karena sesuatu melainkan Allah saja, maka nikmati saja semua proses yang berjalan, maknai dan hargai, karena waktu takkan pernah kembali, momen juga takkan pernah berulang. sampai saatnya nanti kita akan benar-benar tersadar bahwasanya adalah proses itu yang nikmat, adalah jalannya itu yang berkesan.

Memilih membawa kebenaran, berarti memilih jalan kesukaran, sebab kebanyakan kita tidak suka dengan kebenaran dan pembawanya, bersiaplah diejek, dicela, dicaci, dimaki, karena membawa kebenaran | dia yang salah tak suka disalahkan, untuk itu dia harus menyalahkan.

Pembawa kebenaran akan selalu akan dibungkam, dengn semua cara, dia harus dibenci, dia harus ditekan, dia harus diancam, harus didera, akan ada banyak yang memintamu menyerah, diam saja, biarkan gelap | akan ada masa-masa dimana engkau bertanya, ragu, dan ingin menyerah, akan ada banyak kesedihan, kehilangan, juga pengorbanan, helaan beratnya nafas dalam doa, pinta pada Allah akan ampunan, walau engkau tak berharap ada balasan apapun kecuali dari Allah, namun balasan dari kebanyakan manusia seringkali jauh dari harapan, saat itulah kita kembali mengingat, dari siapakah kebenaran ini, mengapa kita memilih menjadi pembawa kebenaran.

Jangan berpikir dalam memberi karena itulah harta yang sejati, sebab harta bukan yang bisa kita kumpulkan, tapi apa yang bisa memberikan kebaikan, Banyaknya harta bukan penentu kebaikan, tapi keberkahan pada harta itulah kebaikan, karena barakah artinya bertambahnya kebaikan, itulah harta yang hakiki

Kebanyakan maksiat diawali dari pandangan mata, apalagi yang berkaitan dengan lelaki dan wanita, Karena dari mata itu tumbuh angan-angan, lalu jadi keinginan, dan akhirnya menuntut pemenuhan, Bila siap segala konsekuensi tidak mengapa, bagaimana bila yang tak siap? Galau gundah gulana pastinya, Begitulah Allah perintahkan lelaki dan wanita untuk tundukkan pandangan, terutama pada yang tak berhak dimata Lelaki pada wanita, demikian wanita pada lelaki, tundukkan pandangan, bila jiwa ingin selamat dan menenangkan

Jangan bermain dengan api, apalagi yang tak dapat dikendali, nafsu itu layaknya api, membesar bila dituruti, Jaga pandangan, insyaAllah selamat diri kita dari kemungkinan maksiat, selamat dari kemungkinan amal nista.

Hijrah tak harus menunggu semuanya sempurna, karena hijrah itu yang terpenting meninggalkan keburukan, Hijrah bukan berarti harus semuanya baik, karena justru hijrah adalah proses perjalanan menuju kebaikan

Nanti saja berhijab bila sudah tua, nanti saja berhijab kalau sudah nikah, pemikiran semisal ini, menunda hijrah. Yang paling berat memang langkah pertamanya, meninggalkan keburukan itu perlu usaha yang sangat kuat

Setiap detik yang berlalu tak dapat kembali lagi, walau berapapun kau bayar. Orang awam hanya berpikir bagaimana cara menghabiskan, Orang-orang besar berpikir bagaimana cara menggunakannya.”

Waktu sangatlah berharga. Setiap detik yang berlalu tak dapat kembali lagi. Berapapun harta yan gkita miliki tidak akan bisa membeli waktu. Waktu terus berputar, Dan yang kita punya adalah waktu saat ini. 

Yang lalu telah menjadi masa lalu dan itu bukan milik kita. Begitu juga waktu dimasa datang. Itu masih menjadi misteri bagi kita, mungkin menjadi milik kita atau mungkin bukan. Yang jelas waktu yang kita punya adalah saat ini.

Hidup adalah serangkaian waktu. Kita punya jatah waktu di dunia ini, yaitu ketika lahir sampai kita mati. Waktu yang kita punya terbatas. Waktu yang kita punya itu adalah anugrah yang luar biasa. Seberapa berharga Anda adalah seberapa Anda menghargai waktu

Kebesaran Anda bisa dilihat bagaimana Anda menggunakan waktu. Perbedaan orang besar dengan orang kecil adalah bagaimana dia menggunakan waktu. Jika Anda masih menyia-nyiakan waktu, perlu Anda renungkan untuk apa Anda hidup di dunia ini. Hiasi bergulirnya waktu dengan amal kebaikan dan ketaqwaan

Ilmu adalah cahaya yang menerangi jalan seseorang untuk mewujudkan keinginan dan cita-cita serta meraih kebahagiaan di dunia maupun di akhirat

Islam mendidik umatnya untuk senantiasa belajar atau mencari ilmu. Seperti yang ditunjukan dengan turunnya surat Al-'Alaq ayat 1-5 yang berisi tentang perintah membaca. Membaca adalah rangkaian proses belajar untuk mendapatkan suatu ilmu. Oleh sebab itu, sebagai seorang muslim, harus senantiasa memiliki semangat menuntut ilmu.

Hendaklah kamu menghukumi mereka menurut wahyu yang telah Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Berhati-hatilah kamu terhadap mereka yang hendak memalingkan kamu dari sebagian wahyu yang telah diturunkan Allah kepadamu - QS. al-Maidah [5]: 49

Al-Quran itu petunjuk bagi yang menginginkan kebaikan dunia akhirat, kini dan nanti, selamanya, senantiasa. Namun Al-Quran bila hanya dibaca dan dihafalkan, belum lengkap keagungannya sampai diterapkan.

Dan Rasulullah berpesan kepada kita, bahwa dengan Al-Quran kita takkan pernah tersesat selama-lamanya. Terapkan Al-Quran maka hidup kita pasti terarah, pasti jauh dari masalah, sebab masalah itu karena maksiat

Seringkali kita berucap sebelum berpikir, bahkan pikiran kitalah yang dikendalikan lisan, bukan seharusnya. Padahal jelas Rasulullah berpesan, ada dua hal yang kerap mencelakakan manusia, yaitu lisan dan kemaluan

Karenanya Rasulullah menggariskan, berkatalah yang baik, bila tak mampu maka diam itu pilihan terbaik. Karena bila kita salah mengucap, dosalah kita, namun bila kita diam itu lebih baik dan juga berpahala, Sebagaimana kita menjaga diri, jagalah kemuliaan dan kehormatan kita, dimulai dengan menjaga lisan 

Tidak ada yang tidak berdosa, bahkan saat kita merasa tak berdosa, itupun sudah termasuk bagian dosa, Tabiat kita memang pelupa atas kesalahan, mengulangi kemaksiatan, menumpuk dosa demi dosa, Namun Allah Maha Pemurah, diajarkan kepada kita cara untuk mendapatkan maaf dan ampunan-Nya, 

"Adh dho'ful iimaani" lemah iman, kalau kuat iman, pasti ia sangat cinta, rindu dan sangat bahagia menghadapNya di penghujung malam. "Sesungguhnya bangun tengah malam lebih tepat untuk khusyu', dan bacaan kala itu sungguh sangat berkesan mendalam" (QS Al Mujammil 6). Bukankah kekasih senang berjumpa dan berduaan dg kekasihnya.

"Al jahlu" karena awam Ilmu agamanya, seandainya tahu dalil, keutamaan, rahasia, hikmah, keajaiban, manfaat, indahnya tahajjud, pastilah ia menjaganya, bahkan sebelum tidurpun sudah senang karena nanti malam menghadap Allah. "Apakah sama hamba Allah yang bangun malam sujud berdiri yang takut dg dahsyatnya akhirat dan mengharapkan rahmat Allah dg mereka yang lelap dalam peraduan tidur? Apakah sama hamba Allah yang berilmu dg yang tidak berilmu? Sesungguh hanya hamba Allah berilmu yang mengingat Allah dipenghujung malam" (Az Zumar 9).

"Hubbud dunya" budak dunia sehingga dilelahkan dan disibukkan dgnya siang malam. Bangun malampun karena target dunia. "Bermegah-megahan telah melalaikan kamu sampai kamu masuk ke dalam kubur" (QS At-Takatsur 1-2).

"Abdul hawa" budak nafsu, hobby ma'siyat, sulit bagi pezina, pemabuk, pejudi dsb sebagainya untuk sholat malam. Puas dan senangnya hanya ma'siyat (QS Yusuf 53)

"Tho"mul haraami" banyak makan minum yang haram sehingga berat sekali untuk sholat lima waktu apalagi sholat malam. Kalaupun sholat berat dan malas malasan, "Mereka tidak mengerjakan sholat, melainkan dg malas dan tidak (pula) menafkahkan (harta) mereka, melainkan dg rasa enggan.” (QS At-Taubah 54). Tubuh yang tumbuh dari yang haram menjadi energi ma'siyat, dan membuat lemes ibadah, sahabatku.

Krn 1-5 maka iapun dg mudah dikuasai syetan (QS Al A'rof 175). “Dari Abu Hurairah bahwa Nabi shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: “Syetan akan mengikat tengkuk salah seorang di antara kamu apabila ia tidur dg tiga ikatan. Syetan men-stempel setiap simpul ikatan atas kalian dg mengucapkan: Bagimu malam yang panjang maka tidurlah. Apabila ia bangun dan berdzikir kepada Allah maka terbukalah satu ikatan. Apabila ia wudhu, terbuka pula satu ikatan. Apabila ia sholat, terbukalah satu ikatan. Maka, di pagi hari ia penuh semangat dan segar. Jika tidak, niscaya di pagi hari perasaannya buruk dan malas.” (HR Bukhary). Ketika Rasulullah diberitahu tentang seorang yang tidak tahajjud, beliau menjawab, “Syetan telah mengincingi kedua telinganya.” (HR An Nasa’i dan Ibnu Majah). 

Hobbynya ibadah, selalu membangunkan istri dan anak anaknya untuk menikmati indahnya sholat malam. Rasulullah berdoa, “Semoga Allah merahmati seorang lelaki yang bangun mengerjakan solat dan membangunkan isterinya...(HR Abu Daud).

Secara serius menyiapkan diri dan waktu untuk mengajar keluarganya agar selamat dari murka Allah, "Jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka...(QS AtTahrim 6).

Penyayang, lembut, bicaranya benar, sikapnya jujur, tidak gampang marah, pemaaf, cepat minta maaf kalau salah, mesra, humoris, saat saat tegas. “Sesungguhnya Rasulullah biasa mencium istrinya sekalipun sedang puasa” (HRAhmad).

Pandai menempatkan dirinya untuk membahagiakan istrinya, kapan menjadi imam, ayah, guru, panglima, pangeran yg gagah, teman tukar pikiran, pacar yg genit dan kadang kadang bermanja kekanak kanakan dalam pelukan istrinya...hem indahnya. Rasulullah juga menunjukkan perhatian dan kemesraan kepada Aisyah ketika meminum dari gelas yg sama dg Aisyah dan meminum di bekas tempat Aisyah meminum (HR Muslim).

Pandai menjaga kehormatan & harta suaminya, Rasulullah bersabda, "Sebaik baik istri sholehah adalah jika ditatap menyenangkan, bila diperintah taat, & jika suaminya pergi pandai menjaga kehormatan & harta suaminya" (HR Abu Daud), 

Sungguh orang yang berbuat ma'siyat itu bukan tidak ada iman, tentu ada imannya, ada rasa takutnya pada ALLAH tetapi karena keinginan nafsunya lebih kuat daripada rasa takutnya pada ALLAH maka iapun berbuat ma'siyat, sebaliknya orang yg bertaqwa itu bukan tidak ada keinginan ma'siyat, ada juga sahabatku tetapi rasa takutnya pada ALLAH lebih kuat ketimbang keinginannya untuk berbuat ma'siyat, maka iapun jadi hamba ALLAH yang bertaqwa, simak Kalam ALLAH ini dg iman, "Sesungguhnya hanya orang yg benar benar mengenal ALLAH itulah yg sangat takut (ma'siyat) pada ALLAH" (QS Fathir 28). Setiap Kali aku ingin ma'siyat, berdusta, berzina, menipu...bagaimana keadaanku nanti saat menghadap Allah di Hari Pembalasan, “...Sesungguhnya aku takut akan azab hari yang besar (hari kiamat), jika aku mendurhakai Tuhanku." (QS. Al An’am 15).

IMAN dg IBADAH, AMAL SHOLEH dan AKHLAK MULIA itu SEGARIS LURUS, memang dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan karena saling keterkaitan. Semakin kuat iman seseorang, semakin nikmat ibadahnya, semakin semangat amal sholehnya dan semakin mulia akhlaknya, sebaliknya lemah iman, malas ibadah, tidak bergairah beramal sholeh dan akhlakpun menjadi kurang baik. Karena itu perhatikan dalam Alqur'an, iman-ibadah, iman-amal, iman-akhlak (QS Al Mu'minuun1-10). 

Jadi orang beriman yg khusyu' ibadah itu akhlaknya mulia, setelah takbir iapun tebarkan salam. Semakin ia mengenal ALLAH, semakin ia menghinakan diri dihadapan ALLAH, maka tidak heran kalau ia BANYAK ISTIGFAR, buahnyapun ia sangat RENDAH HATI pada umat manusia. Sebagaimana sabda Rasulullah, "Semakin dalam iman seseorang maka semakin mulia akhlaknya". MasyaALLAH, indahnya orang beriman itu sahabatku tercinta. InsyaAllah besok 08 30 mesjid Sunan Kalijahga UIN Yogyakarta, malamnya ba'da isya mesjid jami' Paku Alaman, dan ahadnya 08 00 mesjid Jogokarian.

Disadur dari Wall Facebook Asatidz Indonesia, silahkan di Add: Ustadz Felix Siauw, Ustadz Yusuf Mansur, Ustadz M. Arifin Ilham.

Sekian Kata-Kata Mutiara Islam Ramadhan Terbaru 1437 H / 2016 M, yang dapat kami kumpulkan. Mudahan bermanfaat.