Kenali harta yang termasuk Zakat Mal (zakat harta)

Advertisement
Zakat Mal (zakat harta),- Zakat mal adalah bagian dari harta kekayaan seseorang (juga badan hukum), yang wajib dikeluarkan untuk golongan orang-orang tertentu setelah dimiliki dalam jangka waktu tertentu dan dalam jumlah minimal tertentu.[1]

Di dalam al-Qur’an, Allah SWT tidak merinci secara detail tentang harta kekayaan yang wajib dikeluarkan zakatnya. al-Qur’an juga tidak menjelaskan tentang kadar prosentase kewajiban zakat tersebut. Tetapi Allah telah memberikan amanat kepada Rasul-Nya Muhammad SAW untuk menjelaskan dan merinci hal tersebut, dalam bentuk sunnah, baik yang qauliyah maupun yang amaliyah. Hal ini merupakan perwujudan dari firman Allah sebagai berikut:
وانزلنااليك الذّكرلتبيّن للنّاس مانزّل اليهم ولعلهم يتفكرون[2]

Pada mula-mula zakat difardukan tanpa menyebutkan secara gamblang tentang harta apa saja yang harus dizakati, demikian juga dengan ketentuan kadar zakatnya. Syara’ hanya menyuruh mengeluarkan zakat. Demikian keadaan itu berjalan hingga tahun ke dua Hijriyah, dan mulai dari tahun Hijriah inilah syara’ menentukan harta-harta yang dizakatkan, serta kadarnya masing-masing.[3] (baca: Tahapan Perintah Zakat)


Zakat Mal (zakat harta)

Adapun mengenai harta kekayaan yang wajib dizakati para ulama sepakat ada empat macam, yaitu:
a.    Emas Perak
b.    Binatang ternak
c.    Tanaman dan buah-buahan
d.    Harta perniagaan[4]

[1] Muhammad Daud Ali, Sistem…, hlm. 42.
[2] An-Nahl (16): 44.
[3] Hasbi ash Siddieqy, Pedoman Zakat, (Semarang: PT. Pustaka Rizqi Putra, 1996), hlm.32. 
[4] Syauqi Isma’il, Penerapan Zakat…, hlm. 176.
Mengenai Zakat mal dan nisabnya telah kami jelaskan secara terperinci di artikel kami yang berjudul Ketentuan Nisab dan pengertian Zakat Mal.