Kepada Siapa Sajakah Kita Harus Taat Selain Kepada Allah dan Rasul-Nya ?

Advertisement
Kepada Siapa Sajakah Kita Harus Taat Selain Kepada Allah dan Rasul-Nya ?

Taat kepada Allah selaku pencipta semua ciptaan-Nya dan kepada Rasullullah saw selaku pembawa risalah yang benar dari Sang Maha Benar merupakan suatu hal yang harus dilakukan. Lantas apakah hanya Allah dan Rasul-Nya yang patut kita taati?. Siapakah orang-orang yang wajib kita taati selain Allah dan Rasul-Nya?. Berikut orang-orang yang patut kita taati juga:

Taat Kepada Kedua orang tua


Taat kepada orang tua merupakan suatu hal yang harus kita lakukan, karena mereka berdualah kita ada, karena mereka berdualah yang memberikan kasih sayang yang tak terhingga kepada kita menjadi tumbuh besar, dan juga karena jasa mereka berdualah kita menjadi orang yang terpilih. Al-Qur’an mengisyaratkan kepada kita untuk taat kepada mereka berdua, sebagaimana firman Allah :

Artinya : “Dan Tuhanmu telah memerintahkan kepadamu agar jangan menyembah selain Dia dan berbuat baiklah kepada kedua bapak dan ibu. Jika salah seorang dari keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalm pemeliharaanmu, maka janganlah engkau sekali-kali mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak kedunya, dan ucpkanlah kepada keduanya perkataan yang baik”.[1]


Dalam ayat tersebut terdapat kata (احسانا) yang berarti berbuat baik, dalam hal ini kata tersebut juga memiliki banyak pengertian dalam kaitan berbuat baik, seperti taat dan lain-lain, maka pemakalah menyimpulkan bahwa kalimat (احسانا) dapat juga diartikan sebgai taat, sehingga tidaklah salah jikalau al-Qur’an mengisyaratkan agar kita taat kepada kedua orang tua, khususnya pada ayat ini.

Taat Kepada Ulil Amri (pemimpin)

Sebagaimana yang telah dijelaskan pada awal bahasan, bahwasanya kita harus menaati perintah atasan atau pemimpin, baik dalam hal yang sulit, menyenangkan, ataupun menjemukan. Dalam hal ini Rasulullah bersabda :

وَعَن اَبِي هُرَيرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنهُ قَالَ : قَال رَسُولُ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ : عَلَيكَ السَّمعَ وَالطَّاعَةَ فِي عُسرِكَ وَيُسرِكَ وَمَنشَطِكَ وَمَكرَهِكَ وَاَثَرَةٍ عَلَيكَ. (رواه مسلم)

Taat Kepada Para guru-guru

Selian kepada kedua orang tua dn Ulil Amri (pemimpin) pemakalah mencoba menambahkan bahwa kita harus taat kepada guru-guru yang telah mengajari kita segala hal. Mereka bagaikan orang tua bagi kita mekipun mereka bukanlah orang yang telah membesarkan kita. Namun membrikan kasih sayangnya lewat ilmu yang telah mereka berikan seharusnya jepada mereka jugalah kita taat. Sayyidina Ali bin abi Tholib berkata :

أَنًا عَبدُ مَن عَلَّمَنِي عِلمًا وَلَوحَرفًا وَاحِدًا.

Artinya : “Aku adlah hamba orang yang mengajarkan ilm walaupun hanya satu huruf”.[2]

Ali mengaku dirinya adalah seorang hamba dari orang yang telah mengajarkannya ilmu walaupu satu huruf. Dari perkataan Ali bin Abi Tholib ra. di atas dapat kita ambil ibarat bahwa kita adalah seorang hamba dari guru-guru kita, dan seorang hamba harus mentaati sayyidnya, maka kita juga seharusnya mentaati guru-guru kita.

APAKAH BALASAN BAGI ORANG YANG TAAT?


Allah swt. menciptakan sesuatu pasti memiliki maksud tertentu dan tidak akan pernah sia-sia, begitu pula Allah menciptakan pahala atau balasan bagi orang-orang yang taat, sehingga mereka tidak akan mungkin lagi merasa bahwa Allah menyia-nyiakan apa yang telah mereka lakukan. Lantas apakah balasan bagi orang-orang yang taat kepada Allah dan rasulNya, serta kepada para pemimpin hingga kedua orang tua mereka.

a) Orang yang taat akan dimasukkan ke dalam surga

Allah berfirman :Artinya : “Itulah batas-batas (hukum) Allah. Barangsiapa taat kepada Allah dan RasulNya, Dia akan memasukkannya ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Dan itulah kemenangan yang agung”.[10] (QS. An-Nisaa’ : 13)

Dari ayat di atas Allah menjanjikan surga bagi orang-orang yang taat kepadaNya dan taat kepada RasulNya.

b) Allah akan memberikan kemenangan kepada orang yang taat

Sebagaiman firman Allah yang berbunyi :Artinya : “Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan RasulNya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepadaNya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan”.[11] (QS. An-Nuur : 52)

Dapat disimpulkan dengan bercermin kepada arti dari ayat tersebut bahwa Allah akan memberikan kemenangan. Kemenangan seperti apakah yang dimaksud dalam ayat ini?. Adalah seperti yang ditafsirkan oleh As-Suyuthi dlam kitabnya Tafsir Jalalain, beliau menafsirkan kemenangan di atas dengan lafadz jannah, yaitu surga.[12]

c) Orang yang taat akan mendapatkan petunjuk

Allah berfirman : Artinya : “ Katakanlah taatlah kepada Allah dan tatlah kepada rasul; jika kamu berpaling, mak sesungguhnya kewajiban Rasul (Muhammad) itu hanyalah apa yang dibebankn kepadanya, dan kewajibanmua hanyalah apa yang dibebankan kepadamu. Jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu akan mendapatkan petunjuk. Kewajiban Rasul hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan jelas.[13] (QS An-Nuur : 54)

Penjelasannya bahwa orang yang taat maka dia akan mendpt petunjuk, sehingga dia mampu melaksanakan kewajibannya.

d) Orang yang taat akan mendapatkan Rahmat

Allah berfirman : Artinya : “Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada Rasul (Muhammad), agar kamu diberi rahmat”.[14] (QS. An-Nuur : 56)

Allah menjanjikan rahmat bagi orang-orang taat kepada rasulNya dan bagi orang-orang yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat.

[1] Al-Qur’an dan Terjemahannya (Bandung: Diponegoro, 2005), hlm. 284
[2] Perkataan sayyidina Ali ini penulis peroleh sewaktu penulis mengikuti pengjian rutin ba’da ‘isya yang diberikan oleh Mudir ma’had
[2] Jalaluddin a-Suyuthi, Tafsir Jalalain, (Beirtu: Dar al-Fikr), hlm. 295
[13] Jejen Musfah, Indeks Al-Qur’an Praktis, (Jakarta: Hikmah, 2007), hlm. 516


0 Response to " Kepada Siapa Sajakah Kita Harus Taat Selain Kepada Allah dan Rasul-Nya ?"

Post a Comment

Berkomentarlah yang Bijak! Hanya komentar yang sopan yang Kami terbitkan di situs ini. Baca Kebijakan Situs

No Sara, No Spam!