Melaksanakan Sunah-sunah dalam Shalat Jum’at

Advertisement
Melaksanakan Sunah-sunah dalam Shalat Jum’at

1. Mandi, orang yang akan melaksanakan sholat jum’at disunahkan mandi, yaitu membasahi seluruh badan dan kepala dengan air, walaupun ia tidak wajib mengerjakan shalat jum’at itu (bagi musafir, wanita atau yang belum baligh). Apabila tidak mampu dengan air disunahkan tayamum dengan niat mandi, dilakukan sesudah terbit fajar. Bagi orang yang berpuasa apabila merasa khawatir akan dapat membatalkan puasa maka tidak usah mandi, mandi yang afdhal (lebih utama) adalah ketika akan pergi melaksanakan shalat jum’at, sebagaimana hadits Nabi SAW:

Artinya: Dari Abdillah bin Umar ra. Bahwa Rasulullah SAW bersabda apabila salah seorang kamu semua mendatangi shalat jum’at hendaklah dia mandi. (HR: Syaikhani). 24

Melaksanakan Sunah-sunah dalam Shalat Jum’at

Baca juga Artikel Khutbah Lainya:
  1. Teks Khutbah Jumat Terbaru di Tahun 2015 Cinta dunia dan takut mati
  2.  Materi Kutbah jumat Kedua yang singkat terbaru 2015 Menjadi Pribadi yang Bermanfaat (Nafi'un Li Ghairihi) 
  3. Syarat Sah dan Rukun Sholat Jumat
2 . Memakai harum-harum dan gosok gigi pada hari Jum’at. Hadits Nabi SAW :

Artinya: Dari Abu said dimana la berkata, saya bersaksi atas Rasulullah SAW, dimana beliau bersabda: mandi pada hari jum’at itu wajib atas setiap orang yang baliq serta hendaklah ia bergosok gigi dan memakai harum-haruman, jika ia mendapatkan nya (HR: Bukhari).25

3. Menyegerakan pergi ke masjid. Hadits Nabi SAW

Artinya: Dari Abi Hurairah, bahwasanya Nabi SAW, bersabda: barang siapa mandi pada hari jum’at seperti mandi janabah, kemudian pergi ke masjid, maka seolah-oleh ia telah berkorban seekor unta, dan barang siapa pergi pada saat kedua maka seolah-olah ia berkorban seekor sapi, dan barang siapa yang berangkat pada waktu yang ketiga maka seolah-olah ia berkorban kambing yang bertanduk dan barang siapa yang berangkat pada waktu keempat, maka seolah-olah ia berkorban seekor ayam dan barang siapa yang berangkat pada waktu kelima maka seolah-olah ia berkorban sebutir telor. Jika sang imam telah hadir, maka para malaikat pun ikut menghadiri untuk mendengarkan dzikir. (HR: Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi dan Nasai) 26


4. Memotong kuku, menggunting kumis dan menyisir rambut

Artinya: Rasulullah SAW memotong kuku, dan menggunting kumisnya pada hari jumat sebelum beliau pergi shalat (HR: Al-Baihaqi dan Attabrani) 27

5. Hendaklah membaca Al-Qur'an atau dzikir sebelum khutbah, paling baik ialah membaca surat kahfi Artinya: Rasulullah SAW bersabda: barang siapa membaca surat kahfi pada hari jum’at, cahaya antara dua jumat akan menyinarinya. (HR: Yazid bin Muklid bin Yazid dari Hasim).28

6. Hendaklah memperbanyak do'a dan shalawat atas Nabi SAW pada hari Jumat dan pada malamnya. Artinya: Rasulullah SAW bersabda: Hendaklah kamu berbanyak membaca shalawat atas ku pada malam dan hari jumat. Maka barang siapa yang membacakan satu shalawat atas-ku, Allah akan memberinya sepuluh berkah. (HR: Baihaqi).29

7. Berhias dengan memakai pakaian yang sebaik-sebaiknya dan yang lebih baik kain berwarna putih serta keluar ke masjid dengan tenang, kemudian diam.

Artinya: Dari Abu Ayub ia berkata; Aku pernah mendengar Nabi SAW bersabda: barang siapa mandi pada hari jumat, memakai wangi- wangian jika mempunyai, dan memakai sebaik-baik pakaian yang dimilikinya, kemudian keluar (ke masjid) dengan tenang sehingga sampai di masjid kemudian ia shalat jika ia merasa mampu lalu ia diam apabila imamnya telah keluar (menuju mimbar, sehingga ia shalat jumat, maka shalat jumat nya itu menghapus dosa), antara jumat itu dengan jumat yang lain. (HR: Ahmad) 30
Catatan Kaki

24 Muhyiddin Abi Zakaria Yahya bin an Nawawi, Riyadus Shalihin, Semarang : Toha Putra, t.th., hlm. 971.

25 Abi Abdillah Muhammad bin Ismail ibn Ibrahim bin Al-Mugirah bin Bardyabah al- Bukhari a1 Ja'fi, Shohih Al-Bukhari, Beirut : Darul Kutub Al-Alamiyah, 1992, hlm. 264.

26 Mansur Ali nashif al Huzini, Al-Taaj Jaami' lil Ushuli Fii Ahaditsi rasul, Juz I, Semarang, CV As -Syifa', 1994, hlm. 446-447.

27 Abi Dawud Sulaiman Ibn Al-As'as, Sunan Abi Dawud, Juz I, Dimasqy : Darul Fikr, t.th., hlm.242

28 Abi Bakar Ahmad bin al-husain bin Ali A1 Baihaqy, Assunah Al Kubra, Juz. III, T.p, 
29 Abi Dawud Sulaiman Ibn Al-As'as, Sunan Abi Dawud, Juz I, Dimasqy : Darul Fikr, t.th., hlm.248

30 Muhammad bin Ali bin Muhamamd As Syaukani, Nailul Authar, Beirut : Dar Al- Kutub al-Ilmiyah, t.th., hlm. 250.

Demikianlah artikel Melaksanakan Sunah-sunah dalam Shalat Jum’at. Mudahan Membantu



0 Response to "Melaksanakan Sunah-sunah dalam Shalat Jum’at "

Post a Comment

Berkomentarlah yang Bijak! Hanya komentar yang sopan yang Kami terbitkan di situs ini. Baca Kebijakan Situs

No Sara, No Spam!