Makalah Metode Tahlili dalam Kitab Syarah Hadis

Advertisement
Oleh: Salimuddin 07530069

Seiring perjalanan waktu, Ilmu hadis serta kajian-kajian yang terkait dengannya pun berkembang, hal ini dapat dilhat dari berbagai kitab-kitab hadis yang ditulis Ulama’-ulama’ Muhaddisun hususnya, begitu juga berkembangnya social kemasyarakat mengantarkan sekaligus mengaharuskan supaya dapat memahami hadis dengan baik dan paling tidak “mendekati kebenaran”.

1. Metode Tahlili

Ada empat metode yang dikenal dalam Syarah hadis: metode Tahlili, Ijmali, Muqarin, dan Maudhu’i.

Tahlili berasal dari bahasa Arab hallala-Yuhallilu-Tahlil yang berarti ”menguraikan”, menganalisis. Namun Tahlili disini dimaksudkan adalah mengurai, menganalisis dan menjelaskan makna-makna yang terkandung dalam hadis Rasulullah SAW dengan memaparkan aspek-aspek yang terkandung didalamnya (Asbab al-Wurud, Lughah, konteks sosio historisnya dan sebagainya) sesuai dengan keahlian dan kecenderungan pensyarah tersebut.

2. Beberapa kitab yang memakai “Tahlili”
3. Aplikasi “Tahlili’.
4. Kelebihan dan kekurangan  Metode Tahlili 

Sebagaimana metode-metode yang lain, Tahlili memiliki kelebihan dan kekurangan: Ruang lingkup yang lebih luas; metode ini dapat digunakan Syarih (pensyarah) dengan dua bentuk alternatif, yakni bil ma’tsur dan bi al-ra’y, 

5. Urgensi Metode Tahlili 

Keberadaan metode ini telah memberikan sumbangan yang sangat besar dalam melestarikan dan mengembangkan khazanah intelektual Islam, khususnya dalam bidang kjian Syarah hadis. Dengan metode ini maka lahir karya-karya syarah Hadsi monumental sebagaimana yang kita lihat masa ini. Berdasarkan kenyataan ini dapatlah dikatakan urgensitas metode ini tak dapat dipungkiri oleh siapa pun. Namun dimana letak urgensi tersebut…..???? ini pun urgen untuk dibahas.

Makalah Metode Tahlili dalam Kitab Syarah Hadis

Apabila kita membicarakan urgensi sesuatu, mau tidak mau akan terkait dengan tujuan yang hendak dicapai. Dalam menjelaskan makna sebuah hadis (Lisyarhi al-hadis) dari berbagai segi seperti bahasa, hokum-hukum fiqh, teologi, filsafat, sains, dan sebagainya, maka metode Tahlili (analitis) lebih berperan dan lebih dapat diandalakan daripada metode yang lain, jadi dapat dikatakan metode ini mengkaji teks hadis dari berbagai segi. 

Dari uraian ini dapat disimpulkan, jika menginginkan pemahaman yang “lenih luas” dari suatu teks hadis dengan melihat berbagai aspek dan atau segi yang mengitarinya, maka tiada jalan lain adalah dengan metode Tahlili. Dan disinilah letak satu urgensi pokok dan mendasar dari metode tahlili dibandingkan dengan metode yang lain (Ijmali, Muqarin dan lain-lain).

Baca juga Artikel Hadis Lainnya:
  1. Makalah Metode Hermeneutik dalam Syarah Hadis Nabi SAW
  2. Makalah Metode Ijmali dalm Syarah Hadis Nabi SAW
  3. Makalah Metode Komparatif dalam Memahami Hadis Nabi
  4. Makalah Kajian Hadis Metode Nasikh Mansukh

Wallahu A’lamu Bi al-Shawab


0 Response to "Makalah Metode Tahlili dalam Kitab Syarah Hadis"

Post a Comment

Berkomentarlah yang Bijak! Hanya komentar yang sopan yang Kami terbitkan di situs ini. Baca Kebijakan Situs

No Sara, No Spam!