Yuk simak!! Lafdz Ruh yang jarang diketahui Manusia dalam Al-Qur'an

Advertisement
Tugas ‘Ilm Gharib al-Qur’an : رُُوحٌ
By: Nazmiah (07530075)

Makna Asal Kata Ruh

Pada hakikatnya lafadz ar-ruhu dan ar-rauhu asalnya satu. Ar-ruh digunakan untuk nama jiwa baik manusia, hewan dll., yang dengan adanya ruh itu terjadinya kehidupan, bisa bergerak dan mendatangkan manfaat serta mencegah dari hal yang mudharat. Adapun ar-rauhu dimaknai dengan menemukan ketentraman, kenyamanan ketika bernafas.[1]

pengertian Lafdz ruh dalam hadis
Alqur'an, Ilustrasi via santrigaul.net
Ruh menurut al-Farra’: yang menjadikan manusia hidup, namun Allah tidak memberitahukan kepada kita tentang penciptaannya.[2]

Alternatif Makna Ruh

Lafadz ruh sangat banyak disebutkan dalam al-Qur’an. Baik itu menggunakan lafadz, رُُوحٌ وحُُالر, روحى, روحه, روحنا dsb. 

a) Bermakna roh. Firman Allah QS. al-Isra’: 85[3]
b) Bermakna wahyu (al-Qur’an). Firman Allah QS. asy-Syura: 52[4]
c) Bermakna Malaikat yang paling mulia (Jibril as.). Firman Allah QS. asy-Syu’ara: 193[5]

.... نزل به الروح الأمين

Adapun ruh al-Quds adalah juga sebutan untuk malaikat Jibril as. Firman Allah QS. an-Nahl: 102[6]

قل نزله روح القدس من ربك بالحق

d) Bermakna Isa as.[7] Firman Allah QS. an-Nisa: 102[8]

Derivasi Makna Ruh dalam Al-Qur'an

a) ” رَوحٌ” bermakna rahmat, kelapangan yang diberikan Allah. Firman Allah QS. Yusuf: 87[9]
b) “راح- يروح : رواح” bermakna waktu yang digunakan untuk melakukan perjalanan pada sore hari. Firman Allah QS. Saba’: 12[10]

وَلِسُلَيْمَانَ الرِّيحَ غُدُوُّهَا شَهْرٌ وَرَوَاحُهَا شَهْرٌ

c) “bqçt†Ìè?”bermakna mengandangkan (ternak). Firman Allah QS. an-Nahl: 6[11]

وَلَكُمْ فِيهَا جَمَالٌ حِينَ تُرِيحُونَ وَحِينَ تَسْرَحُونَ

d) الرياح جمن ريح"” bermakna udara yang bergerak (angin). Jika yang dipakai adalah lafadz mufrad yakni ريح maka merupakan suatu azab. Firman Allah QS. adz-Dzariyat: 41[12]

وَفِي عَادٍ إِذْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمُ الرِّيحَ الْعَقِيمَ

Adapun jika memakai lafadz jamak maka telah jelas kita bisa memaknainya dengan rahmat.[13] Firman Allah dalam QS. Fathir: 9[14]

Terkadang “ريح” digunakan sebagai makna kekuatan (sebuah kemenangan). Firman Allah dalam QS. al-Anfal: 46[15]

وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ وَاصْبِرُوا 

e) “الريحان” bermakna tumbuh-tumbuhan yang harum baunya. Firman Allah dalam QS. Ar-Rahman: 12[16]
Bisa juga bermakna rezeki. Contoh:الولد من ريحان الله , maksudnya adalah bahwasanya anak adalah anugerah atau rezeki dari Allah. Firman Allah dalam QS. al-Waqi’ah: 89[17]

Sumber Tulisan

[1] Al-Raghib al-Ashfahani, al-Mufradat fi gharib al-Qur’an (Mesir: al-Maktabah al-Taufiqiyah, 2003), hlm. 211 
[2] Lihat Muhammad al-Husainy, Taj al-‘Arus min Jawahir al-Qamus. CD ROM al-Maktabah al-Syamilah, Kutub al-Barnamij fi al-Lughah wa al-Ma’ajim, hlm. 1596 juz 1 
[3] Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: "Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit". 
[4] Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (al-Qur’an) dengan perintah Kami... 
[5] dia dibawa turun oleh ruh al-amin (Jibril) 
[6] Katakanlah: Ruh Qudus(Jibril) menurunkan al-Qur’an itu dari Tuhanmu dengan benar... 
[7] Hal ini dikarenakan Nabi Isa as. diberikan mu’jizat berupa bisa menghidupkan orang mati. 
[8] Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya 
[9] Hai anak-anakku, pergilah kamu, Maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah 
[10] Dan kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula).... 
[11] Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan 
[12] Dan juga pada kisah kaum Ad ketika Kami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan. 
[13] Al-Raghib al-Ashfahani, al-Mufradat fi gharib al-Qur’an (Mesir: al-Maktabah al-Taufiqiyah, 2003), hlm. 211 
[14] Dan Allah, Dialah yang mengirimkan angin; lalu angin itu menggerakkan awan, Maka kami halau awan itu kesuatu negeri yang mati lalu kami hidupkan bumi setelah matinya dengan hujan itu. Demikianlah kebangkitan itu. 
[15]Dan ta’atlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah.... 
[16] Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya. 
[17] Maka dia memperoleh ketenteraman dan rezki serta jannah kenikmatan. 


0 Response to "Yuk simak!! Lafdz Ruh yang jarang diketahui Manusia dalam Al-Qur'an"

Post a Comment

Berkomentarlah yang Bijak! Hanya komentar yang sopan yang Kami terbitkan di situs ini. Baca Kebijakan Situs

No Sara, No Spam!