Konsep Umum Tentang Investasi Syari’ah

Advertisement

Pengertian Investasi, - Investasi yaitu penanaman uang atau modal di suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan. Investasi pada hakekatnya merupakan penempatan sejumlah dana pada saat ini dengan harapan untuk memperoleh keuntungan di masa mendatang.

Kegiatan pembiayaan dan investasi keuangan menurut syari’ah pada prinsipnya adalah kegiatan yang dilakukan oleh pemilik harta (investor) terhadap pemilik usaha (emiten) untuk memberdayakan pemilik usaha dalam melakukan kegiatan usahanya dimana pemilik harta (investor) berharap untuk memperoleh manfaat tertentu. 

Karena itu, kegiatan pembiayaan dana investasi keuangan pada dasarnya sama dengan kegiatan usaha lainnya, yaitu memelihara prinsip kehalalan dan keadilan.9

Macam-macam Investasi
  1. Umumnya investasi dibedakan menjadi dua, yaitu:
  2. Investasi pada aset-aset finansial (financial assets)
  3. Investasi pada aset-aset finansial dilakukan di pasar uang, misalnya berupa sertifikat deposito, commercial paper, surat berharga pasar uang, dan lainnya. Investasi dapat juga dilakukan di pasar modal, misalnya berupa saham, obligasi, waran, opsi, dan lain-lain.
  4. Investasi pada aset-aset riil (real assets)
  5. Investasi pada aset-aset riil dapat berbentuk pembelian aset produktif, pendirian pabrik, pembukaan pertambangan, pembukaan perkebunan dan lainnya.


Tujuan Investasi Syariah

Kegiatan pembiayaan dan investasi keuangan menurut syari’ah pada prinsipnya adalah kegiatan yang dilakukan oleh pemilik harta (investor) terhadap pemilik usaha (emiten) untuk memberdayakan pemilik usaha dalam melakukan kegiatan usahanya dimana pemilik harta (investor) berharap untuk memperoleh manfaat tertentu, karena itu, kegiatan pembiayaan dan investasi keuangan pada dasarnya sama dengan kegiatan usaha lainnya, yaitu memelihara prinsip kehalalan dan keadilan.
Konsep Investasi Syariah (Foto: Berberita.com)
Oleh karena itu, tujuan utama dari kebijakan investasi dalam suatu perusahaan adalah untuk implementasi rencana program yang dibuat agar dapat mencapai return positive, dengan probabilitas paling tinggi dari aset yang tersedia, untuk diinvestasikan. Kebijakan investasi yang diambil, mempertimbangkan hubungan langsung antara return dan resiko untuk setiap alternatif resiko. Review dan evaluasi bulanan termasuk dalam kebijakan yang diambil. Juga mempertimbangkan nilai tambah (value added) bagi setiap fund dalam setiap proses pengambilan keputusan investasi.

Maraji'

Balai Pustaka, Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1995, Jakarta.
Abdul Halim, Analisis Investasi, 2005, Salemba Empat, Jakarta.
Muhammad Syakir Syula, Aaij, Fiis, Asuransi Syari’ah, 2004, Gema Insani, Jakarta.