Inilah Tanda-Tanda Melemahnya Iman Usai Bulan Ramadhan

Advertisement
Tongkronganislami.net - Ramadhan bulan yang penuh berkah, semua orang pasti tidak menginginkan bulan suci ramadhan berakhir. Akan tetapi kenyataannya, Ramadhan berlangsung satu bulan saja dan berganti dengan syawal.

Kita sebagai kaum muslim, tentu harus bersedih apabila berpisah dengan Ramadhan. Sebab pada bulan inilah Allah SWT telah membuka pintu ampunan yang selebar-lebarnya bagi kaum muslimin serta melipatgandakan pahala dengan amalan.

Meski bersedih, kita harus ikhlas merelakan berlalunya bulan ramadhan. Hal yang harus diperhatikan yaitu bagaimana ibadah dan amal shaleh kita masih berjalan walaupun usai Ramadhan.

Inilah Tanda-Tanda Melemahnya Iman Usai Bulan Ramadhan

Cara Menguatkan Iman Usai Ramadhan

Pasca ramadhan, banyak yang mengabaikan bangunan ibadah yang telah dikerjakan sepanjang bulan ramadhan. Kita dilatih untuk selalu beribadah, serta disiplin menjalankannya. Begitu juga dengan hubungan sosial dengan sesama manusia sudah sepantasnya ditularkan di luar bulan ramadhan.

Ternyata ada berbagai langkah yang bisa kita jalankah supaya iman kita tetap kuat walau Ramadhan sudah berakhir. Bagaimana caranya?

Semangat untuk Beribadah dan Beramal Shalih

Hal pertama yang perlu dilakukan yaitu tetap bersemangat dalam beribadah juga beramal shaleh. Seorang muslim menyadari apabila beribadah pada Allah SWT adalah sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan setiap hari dan bukan hanya di bulan Ramadhan saja.

Selalu Menjaga Diri Dari Maksiat

Mungkin banyak di antara kita yang dapat melawan hawa nafsu saat menjalankan ibadah puasa. Tetapi tidak semua orang bisa melawannya saat Ramadhan berakhir. Malah banyak di antara kaum muslim yang memanfaatkan momen berakhirnya Ramadhan untuk melampiaskan nafsu berbuat kemaksiatan.

Suka Membantu juga Mencintai Saudara Seiman

Di bulan Ramadhan mungkin kuantitas dalam menolong sesama bertambah. Karena kita menyadari bahwa Allah memberi pahala yang berlipatganda atas segala amal yang dilakukan. Agar keimanan tetap terjaga juga semakin kuat, maka hal yang perlu dilakukan yaitu meneruskan kebiasaan menolong ini.

Menjaga Shalat Sunnah

Ketika bulan Ramadhan tiba mungkin kita termasuk dalam orang yang senantiasa bersemangat dalam menjalankan ibadah sunnah. Untuk dapat memperkuat iman kita, maka lanjutkanlah kebiasaan mulia ini.

Suka Membaca Al-Quran

Ketika bulan puasa mungkin memang banyak kita lihat orang yang antusias dalam membaca Al-Qur’an. Tapi bagaimana ketika Ramadhan berakhir?

Seharusnya, walaupun Ramadhan berakhir, kita harus tetap membiasakan diri untuk selalu membaca Al-Qur’an. Karena ada begitu banyak sekali manfaat yang akan kita dapat ketika senantiasa berinteraksi dengan Al-Qur’an ini. Sehingga, istiqimahlah untuk selalu membaca Kitab suci Al-Qur’an setiap harinya.

Menghindari Gagalnya Ramadhan

Pada bulan Ramadhan, pintu neraka akan ditutup dan pintu surga dibuka selebar-lebarnya. Tetapi banyak orang yang gagal mendapatkan kemuliaannya. Di bawah merupakan beberapa hal yang menyebabkan gagalnya Ramadhan :


1. Kurang melakukan persiapan pada bulan Syaban.

Misalnya, kita tidak memiliki keinginan untuk melatih bangun malam dengan shalat tahajjud. Begitu pula tidak melakukan puasa sunnah Syaban, sebagaimana yang telah disunnahkan Rasulullah Shallallaahu alaihi wa sallam. Pada hadits Bukhari dan Muslim, dari Aisyah Radhiallaahu anha berkata, “Saya tak pernah melihat Rasulullah berpuasa selama sebulan penuh selain di bulan Ramadhan, dan saya tak pernah melihat beliau banyak berpuasa selain di bulan Syaban.”

2. Mudah mengulur shalat fardhu.

“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka kelak mereka akan menemui kesesatan kecuali orang-orang yang bertaubat dan beramal shalih” (Maryam: 59).

Kesimpulannya kalau kita mendapati 6 hal ini ba’da Ramadhan :
  • Kembali terjatuh pada maksiat
  • Berbuat maksiat yang baru
  • Meremehkan shalat lima waktu dan malas-malasan dalam ibadah
  • Sedikit berdzikir dan berdoa pada Allah
  • Tidak terpengaruh pada ayat Al-Quran
  • Tidak mengingat mati dan tidak terpengaruh dengan kematian

Maka itu menandakan bahwa Ramadhan kita gagal karena iman kita melemah seusai Ramadhan. Semoga kita tidak termasuk di dalamnya.


loading...