AYAT TENTANG TAUBAT DAN ISTIGHFAR

767
Allah I berfirman:
Katakanlah: ‘Hai hamba-hamba-Ku yang melampaul
batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat
Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah
Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang’
.” (Az-Zumar: 53),
Dan barangsiapa
mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya sendiri, kemudian ia memohon ampun
kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
.”
(An-Nisa’: 110).
Dan Dia-lah yang
menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan
mengetahui apa yang kamu kerjakan
.” (AsySyuura: 25).
Orang-orang yang
mengevjakan kejahatan kemudian bertaubat sesudah itu dan beriman, sesungguhnya
Tuhan kamu, sesudah taubat yang disertai dengan iman itu adalah Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang
.” (Al-A’raaf: 153),
Dan bertaubatlah
Kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman supaya kamu
beruntung
.” (An- Nuur: 31).
Maka mengapa mereka
tidak bertaubat kepada Al-lah dan memohon ampun kepada-Nya? Dan Allah Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang
.” (Al-Maa’idah:
74).
Tidakkah mereka
mengetahui, bahwasanya Allah menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan menerima
zakat, dan bahwasanya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang?
“.
(At-Taubah: 104).
Hai orang-orang yang
beriman, bertaubatlah kalian kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya,
mudah-mudahan Tuhanmu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu
ke dalam Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai
.” (At-Tahriim: 8).
Dan sesungguhnya Aku
Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal shalih, kemudian
tetap dijalan yang benar
.” (Thaaha:
82). 
Dan (juga) orang-orang
yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka
ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi
yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan
perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu Balasannya ialah
ampunan dari Tuhan mereka dan Surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai,
sedang mereka kekal di dalamnya, dan itulah sebaik-baik pahala orang-orangyang
beramal
.” (Ali Imraan: 135-136). 
Firman Allah I: ‘Mereka ingat Allah’,
maksudnya mereka ingat keagungan Allah, ingat akan perintah dan larangan-Nya,
janji dan ancaman-Nya, pahala dan siksa-Nya sehingga mereka segera memohon
ampun kepada Allah dan mereka mengetahui bahwasanya tidak ada yang dapat
mengampuni dosa-dosa selain daripada Allah I. 
Dan firman Allah I: “Dan mereka tidak
meneruskan perbuatan keji itu
“, Yakni mereka tidak tetap melakukannya
padahal mereka mengetahui hal itu dilarang dan bahwa ampunan Allah I bagi
orang yang bertaubat daripadanya. 
Dalam hadits disebutkan:
Tidaklah (dianggap)
melanjutkan (perbuatan keji) orang yang memohon ampun, meskipun dalam sehari ia
ulangi sebanyak 70 kali. 
”  (HR. Abu Ya’la Al-Maushuli, Abu Daud,
At-Tirmidzi dan Al-Bazzaar dalam Musnadnya, Ibnu Katsiir mengatakan, ia hadits
hasan; TafsiY Ibnu Katsir, 1/408).
SHARE