Kekuatan Petir Yang Tersembunyi

58

Satu kilatan petir menghasilkan listrik lebih besar daripada yang dihasilkan Amerika.

Di
malam hari, saat hujan deras, langit tiba-tiba menyala, tak lama
kemudian disusul oleh suara menggelegar. Tahukah Anda bagaimanakah petir
luar biasa yang menerangi langit muncul? Tahukah Anda seberapa banyak
cahaya yang dipancarkannya? Atau seberapa besar panas yang
dilepaskannya?

Satu kilatan petir adalah cahaya terang yang terbentuk selama pelepasan listrik di atmosfer saat hujan badai. Petir
dapat terjadi ketika tegangan listrik pada dua titik terpisah di
atmosfer – masih dalam satu awan, atau antara awan dan permukaan tanah,
atau antara dua permukaan tanah – mencapai tingkat tinggi.

Kekuatan Petir Yang TersembunyiKilat petir
terjadi dalam bentuk setidaknya dua sambaran. Pada sambaran pertama
muatan negatif (-) mengalir dari awan ke permukaan tanah. Ini bukanlah
kilatan yang sangat terang. Sejumlah kilat percabangan biasanya dapat
terlihat menyebar keluar dari jalur kilat utama. Ketika sambaran pertama
ini mencapai permukaan tanah, sebuah muatan berlawanan terbentuk pada
titik yang akan disambarnya dan arus kilat kedua yang bermuatan positif
terbentuk dari dalam jalur kilat utama tersebut langsung menuju awan.
Dua kilat tersebut biasanya beradu sekitar 50 meter di atas permukaan
tanah. Arus pendek terbentuk di titik pertemuan antara awan dan
permukaan tanah tersebut, dan hasilnya sebuah arus listrik yang sangat
kuat dan terang mengalir dari dalam jalur kilat utama itu menuju awan.
Perbedaan tegangan pada aliran listrik antara awan dan permukaan tanah
ini melebihi beberapa juta volt.

Energi yang dilepaskan oleh satu sambaran petir lebih besar daripada yang dihasilkan oleh seluruh pusat pembangkit tenaga listrik di Amerika. Suhu pada jalur di mana petir
terbentuk dapat mencapai 10.000 derajat Celcius. Suhu di dalam tanur
untuk meleburkan besi adalah antara 1.050 dan 1.100 derajat Celcius.
Panas yang dihasilkan oleh sambaran petir terkecil dapat mencapai 10 kali lipatnya. Panas yang luar biasa ini berarti bahwa petir
dapat dengan mudah membakar dan menghancurkan seluruh unsur yang ada di
muka bumi. Perbandingan lainnya, suhu permukaan matahari tingginya
700.000 derajat Celcius. Dengan kata lain, suhu petir adalah 1/70 dari suhu permukaan matahari. Cahaya yang dikeluarkan oleh petir lebih terang daripada cahaya 10 juta bola lampu pijar berdaya 100 watt. Sebagai pembanding, satu kilatan petir
menyinari sekelilinginya secara lebih terang dibandingkan ketika satu
lampu pijar dinyalakan di setiap rumah di Istanbul. Allah mengarahkan
perhatian pada kilauan luar biasa dari petir ini dalam Qur’an :

يَكَادُ سَنَا بَرْقِهِ يَذْهَبُ بِالْأَبْصَارِ

“…Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan.” (QS. An Nuur, 24:43)

Kilatan
yang terbentuk turun sangat cepat ke bumi dengan kecepatan 96.000
km/jam. Sambaran pertama mencapai titik pertemuan atau permukaan bumi
dalam waktu 20 milidetik, dan sambaran dengan arah berlawanan menuju ke
awan dalam tempo 70 mikrodetik. Secara keseluruhan petir
berlangsung dalam waktu hingga setengah detik. Suara guruh yang
mengikutinya disebabkan oleh pemanasan mendadak dari udara di sekitar jalur petir.
Akibatnya, udara tersebut memuai dengan kecepatan melebihi kecepatan
suara, meskipun gelombang kejutnya kembali ke gelombang suara normal
dalam rentang beberapa meter. Gelombang suara terbentuk mengikuti udara
atmosfer dan bentuk permukaan setelahnya. Itulah alasan terjadinya
guntur dan petir yang susul-menyusul.

Saat kita merenungi semua perihal petir
ini, kita dapat memahami bahwa peristiwa alam ini adalah sesuatu yang
menakjubkan. Bagaimana sebuah kekuatan luar biasa semacam itu muncul
dari partikel bermuatan positif dan negatif, yang tak terlihat oleh mata
telanjang, menunjukkan bahwa petir
diciptakan dengan sengaja. Lebih jauh lagi, kenyataan bahwa
molekul-molekul nitrogen, yang sangat penting untuk tumbuhan, muncul
dari kekuatan ini, sekali lagi membuktikan bahwa petir diciptakan dengan kearifan khusus.

Allah secara khusus menarik perhatian kita pada petir ini dalam Al Qur’an. Arti surat Ar Ra’d, salah satu surat Al Qur’an, sesungguhnya adalah “Guruh”. Dalam ayat-ayat tentang petir Allah berfirman bahwa Dia menghadirkan petir pada manusia sebagai sumber rasa takut dan harapan. Allah juga berfirman bahwa guruh yang muncul saat petir menyambar bertasbih memujiNya. Allah telah menciptakan sejumlah tanda-tanda bagi kita pada petir.
Kita wajib berpikir dan bersyukur bahwa guruh, yang mungkin belum
pernah dipikirkan banyak orang seteliti ini dan yang menimbulkan
perasaan takut dan pengharapan dalam diri manusia, adalah sebuah sarana
yang dengannya rasa takut kepada Allah semakin bertambah dan yang
dikirim olehNya untuk tujuan tertentu sebagaimana yang Dia kehendaki.

SHARE