Masih Ingin Eksis di Medsos dengan Upload Foto Selfie? Muslimah Wajib Baca Renungan ini!

245
Masih Ingin Eksis di Medsos dengan Upload Foto Selfie Muslimah Wajib Baca Renungan ini!

Kita juga tidak bisa menutup mata jika masih banyak wanita muslimah yang seolah hanyut dalam dunia maya dan ingin eksis dengan selalu mengupdate aktifitasnya berikut foto selfienya yang paling menarik. Bagaimana Islam memandang fenomena yang ada saat ini terkait wanita muslimah yang gemar mengupload foto selfienya di media sosial?

Rasulullah SAW bersabda,” Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur.” (HR. An Nasa’i, Abud Daud, Tirmidzi dan Ahmad).

Perkembangan teknologi internet saat ini memungkinkan siapa saja untuk saling terhubung dan berkomunikasi melalui jejaring sosial. Keberadaan media sosial memang mampu memberikan banyak manfaat bagi penggunanya terutama untuk penyampaian informasi secara instan, memperluas jaringan pertemanan bahkan untuk mengembangkan sebuah bisnis atau usaha.

Dalam Islam, seorang wanita memiliki kedudukan yang sangat terhormat. Salah satunya adalah dengan adanya perintah menutup aurat agar wanita muslimah terhindar dari pandangan negatif yang mengundang syahwat. Namun realita yang ada saat ini banyak wanita muslimah yang justru eksis di media sosial dan aktif dalam mengunggah foto selfienya yang paling menarik.

Jika boleh tahu, apa sebenarnya tujuan mengunggah foto selfie bagi wanita muslimah di media sosial. Apakah untuk menarik perhatian lawan jenis, apakah untuk mendapatkan pujian dan ‘like’ sebanyak-banyaknya, apakah untuk kepuasan diri sendiri karena merasa memiliki wajah cantik rupawan?

Saat seorang wanita muslimah mengunggah foto selfienya yang paling menarik di media sosial pernahkah mempertimbangkan dampak yang bisa ditimbulkannya? Pernahkah berpikir bahwa ada banyak mata lelaki yang tidak dikenal memandangi wajah cantik Anda hingga mungkin mengundang nafsu syahwat dan bahkan melakukan perbuatan dosa. Dan pernahkah Anda berpikir bahwa foto selfie Anda bisa disalahgunakan sehingga menimbulkan fitnah?

Kemajuan teknologi saat ini sangat memungkinkan bagi seseorang yang tidak bertanggungjawab untuk mengedit foto Anda menjadi sebuah foto vulgar bahkan telanjang sekalipun. Meskipun hanya sebuah editan tentunya seorang muslimah yang menjunjung tinggi martabatnya akan sangat terganggu jika foto editan yang tidak pantas dengan wajah dirinya beredar luas di masyarakat.

Di dalam kitab suci Al-Qur’an bahkan ditegaskan bahwa seorang lelaki harus menundukkan pandangannya dari wanita. Allah SWT berfirman: “Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, ‘hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS. An-Nur [24]: 30).

Selain itu di sebutkan juga dalam sabda Rasulullah SAW: “Mata itu berzina, hati juga berzina. Zina mata adalah dengan melihat (yang diharamkan), zina hati adalah dengan membayangkan (pemicu syahwat yang terlarang). Sementara kemaluan membenarkan atau mendustakan semua itu.” (HR. Ahmad).

Bagi seorang wanita muslimah yang sudah menikah, mengunggah foto selfie di media sosial juga bisa memberikan dampak buruk dalam kehidupan rumah tangganya. Dimana akan ada banyak lelaki bukan mahram yang memandangi kecantikan wajahnya secara leluasa hingga mungkin menimbulkan nafsu syahwat yang menyesatkan. Bukankah kecantikan seorang istri hanyalah milik suaminya?

Tak jarang unggahan foto selfie mendapatkan komentar yang beragam, mulai dari pujian hingga mungkin kata-kata menggoda yang tentunya tidak pantas diberikan kepada wanita muslimah yang sudah bersuami. Beragam komentar yang masuk tentu juga akan menimbulkan rasa cemburu dalam diri suami sehingga bisa menimbulkan ketidaknyamanan bahkan pertengkaran dalam rumah tangga.

Kebiasaan eksis di media sosial dengan mengunggah foto selfie juga bisa beresiko mengundang kejahatan. Beberapa kasus yang ada menyebutkan bagaimana seorang gadis bisa menjadi korban penculikan, pemerkosaan, penipuan bahkan pembunuhan hanya karena pertemanan di media sosial. Sebagai seorang wanita muslimah, sudah sepantasnya kita untuk selalu menjaga diri dan kehormatan kita sebagai makhluk yang ditinggikan derajatnya oleh Allah.

Selalu berhati-hati dalam bertindak dan berperilaku sangat diperlukan agar kaum muslimah tidak terjebak dalam situasi yang merugikan dan bisa menjadikannya ikut terseret dalam dosa. Semoga kita bisa senantiasa introspeksi diri agar mendapatkan keselamatan, keberkahan, kemuliaan, dan kebahagiaan di dunia maupun di akhirat nanti. Selalu ingat bahwa semua akan ada pertanggungjawabannya. Wallahu a’lam Bish-Shawab.

SHARE