Menyederhanakan Makan & Minum serta Memperbanyak Olahraga

72
Sederhana
Dalam Makan dan Minum


Seorang
Muslim akan senantiasa berusaha agar tubuhnya selalu sehat dan kuat. Dia tidak
berlebih-lebihan dalam makan dan minum, dia akan makan makanan yang dapat
menguatkan tulang-tulangnya dan memelihara kesehatan, kekuatan dan keseimbangan
tubuhnya, dengan bercermin pada firman Allah I
dalam
Al-Quran :
وَكُلُوا وَاشْرَبُوا
وَلاَ تُسْرِفُوا إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
http://muhakbarilyas.blogspot.com/“Makan
dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang berlebih-lebihan”. (QS. Al A’raaf : 31).
Rasulullah
r sendiri telah
memberikan petunjuk mengenai kesederhanaan dalam makan dan minum ini melalui
sabdanya :
مَا
مَلأَ آدَمِيٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ بِحَسْبِ ابْنِ آدَمَ أُكُلاَتٌ
يُقِمْنَ صُلْبَهُ فَإِنْ كَانَ لاَ مَحَالَةَ فَثُلُثٌ لِطَعَامِهِ وَثُلُثٌ
لِشَرَابِهِ وَثُلُثٌ لِنَفَسِهِ
“Tidak
ada seorang pun dari manusia ini yang mengisi bejana yang lebih buruk dari
perutnya. Cukuplah baginya beberapa suapan yang dapat meluruskan
punggungnya.  Tetapi apabila dia harus
melakukannya juga, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan
sepertiga lagi untuk pernafasan”.  ( [1]
)

Sedangkan
Umar bin Khaththab t mengatakan
: “Hindarilah oleh kalian kekenyangan dalam makan dan minum, karena
sesungguhnya ia dapat merusak tubuh dan mendatangkan penyakit, dan menyebabkan
malas dalam menjalankan shalat. Hendaklah kalian berlaku sederhana dalam makan
dan minum, karena sesungguhnya hal itu akan lebih baik bagi tubuh dan jauh dari
pemborosan. Sesungguhnya AlIah sangat membenci orang yang besar dan gemuk, dan
tidaklah seseorang akan celaka sehingga dia mendahulukan syahwatnya atas
agamanya”. ( [2])

Orang
Muslim akan senantiasa menjauhkan diri dari berbagai macam narkotik, hal-hal
yang membahayakan, apalagi hal-hal yang diharamkan. Cepat tidur dan cepat pula
bangun, dan tidak minum obat kecuali dalam keadaan sakit. Setiap dari disiplin
hidupnya ini akan membantunya dalam mewujudkan kesehatan dan semangat yang
alami.
Selain
itu dia juga mengetahui bahwa mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada
Mukmin yang lemah, seperti yang ditetapkan Rasulullah r  dalam haditsnya. Oleh
karena itu, dia senantiasa memperkuat tubuhnya dengan cara teratur dan sehat
dalam kehidupannya.
2.
Rajin Berolahraga


Seorang
Muslim, miskipun memiliki badan yang sehat dan kuat, karena terhindar dari
makanan dan minuman yang membahayakan dan haram, juga karena kesungguhannya
menjauhkan diri dari kebiasaan-kebiasaan buruk, misalnya begadang yang
berlebihan yang dapat berakibat tidak baik bagi tu­buh, akan berusaha dengan
sungguh-sungguh untuk memperkuat badannya. Tidak cukup baginya hanya dengan
cara-cara alami yang telah dijadwalkan, tetapi dia senantiasa berolahraga yang
sesuai dengan tubuh dan keseimbangannya, usia dan lingkungan sosialnya, dan
yang dapat menambah kekuatan, semangat, dan kekebalan tubuh. Untuk itu dia membuat
jadwal yang tidak akan dilanggar, supaya latihan-latihan tersebut memberikan
manfaat bagi tubuhnya. Semuanya itu dilakukannya dengan penuh kesederhanaan,
keseimbangan, dan disiplin yang menjadi kebanggaan orang Muslim kapan dan di
mana saja.

(
[1]
)
Hadits
ini hasan. Diriwayatkan Ahmad,
Tirmidzi, dan Iain-Iainnya, dan dishahihkan oleh AI-Hakim
(
[2]
)
Al-Kanzu
a1-Kabir, VIII/48.
Lihat juga artikel yang berjudul Madharu
al-Tasyabbu a1-Mu-frith alaa al-Jisrn wa al-Aql wa aI-Nafs (Bahaya kenyang
bagi tubuh, akal danjiwa), yang ditulis oleh Dr. Thayyib Muhammad Nadhzim
Nasimi, di majalah Hadharatu al-Islam, dua
edisi, V dan Vl, tahun 15

SHARE