Na’udzubillah, 9 Golongan ini tidak akan Disapa oleh Allah SWT pada Hari Kiamat

1619
9 Golongan ini tidak akan Disapa oleh Allah SWT

Tongkrongan Islami – Hari kiamat adalah sebuah kepastian yang akan terjadi tanpa pernah diketahui waktunya.  Meski begitu beberapa hal maupun peristiwa bisa menjadi pertanda bahwa hari kiamat sudah semakin dekat.  Dahsyatnya peristiwa kiamat tentu tidak akan pernah terbayangkan dalam pikiran kita sebelumnya.

Pada hari kiamat, Allah SWT menumpahkan kemarahan-Nya kepada hamba yang durhaka dan banyak berbuat dosa.  Allah pun tidak akan memandang mereka, melainkan memberikannya adzab yang teramat pedih atas semua dosa-dosa mereka di dunia.  Dan berikut ini adalah 9 golongan manusia yang tidak akan disapa oleh Allah SWT pada hari kiamat, na’udzubillah min dzalik.

Hadist Pertama

Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Salllam bersabda:  “Tiga orang yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat, Allah tidak akan melihat mereka, tidak juga menyucikan mereka dan bagi mereka adzab yang pedih.”  Rasulullah SAW bersabda demikian sebanyak tiga kali.  Abu Dzar berkata:  “Merugi sekali, siapa mereka wahai Rasulullah?”  Lalu Rasulullah bersabda:  “Musbil (orang yang memakai kain melebihi mata kakinya), orang yang selalu mengungkit pemberiannya dan orang yang melariskan dagangannya dengan sumpah palsu.”  (HR.  Imam Muslim).

Tiga golongan yang dimaksud dalam hadist tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Orang yang menyombongkan diri atas segala sesuatu yang dimilikinya.
  2. Orang yang senantiasa mengungkit apa yang telah diberikannya sehingga menghapus amal baiknya tersebut. Golongan ini cenderung memiliki sifat riya’ dan pamrih sehingga terkadang justru menyakiti hati orang yang telah diberi.
  3. Orang yang melakukan perdagangan dengan kebohongan demi melariskan dagangannya, padahal ketidakjujurannya bisa merugikan orang lain yang membeli. Sehingga Allah pun akan menghilangkan keberkahan pada keuntungan yang didapatkannya.

Hadist kedua 

Rasulullah Sallallhu ‘alaihi wa Sallam bersabda:  “Tiga orang yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat dan Allah tidak akan menyucikannya. Dan tidak akan dilihat Allah, dan bagi mereka adzab yang pedih, yaitu orangtua yang berzina, raja yang suka berdusta dan orang miskin yang sombong.”  (HR.  Muslim).

Tiga golongan manusia yang dimaksud dalam hadist tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Orang yang berzina tidak akan disapa oleh Allah SWT, karena zina merupakan perbuatan keji yang dimurkai oleh Allah.
  2. Pemimpin yang adil dan amanah akan mendapatkan derajat yang tinggi di dunia maupun akhirat. Sebaliknya, pemimpin yang dzalim akan mendapatkan murka Allah sehingga baginya adzab yang pedih dan tidak akan disapa oleh Allah pada hari kiamat.
  3. Orang miskin yang menyombongkan diri ketika mendapatkan kenikmatan dari Allah termasuk golongan manusia yang tidak akan disapa oleh Allah di hari kiamat nanti.

Hadist Ketiga

Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:  “Tiga orang yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat, Allah tidak melihat mereka, tidak juga menyucikannya dan bagi mereka adzab yang pedih.  Seseorang yang mempunyai kelebihan air di padang pasir, namun ia mencegahnya dari Ibnu Sabil yang membutuhkannya.  Dan orang yang berjual beli dengan orang lain di waktu ‘Ashar lalu ia bersumpah dengan nama Allah bahwa ia mengambilnya segini dan segini, lalu orang itu mempercayainya padahal tidak demikian keadaannya.  Dan orang yang membai’at pemimpinnya karena dunia.  Bila ia diberi sesuatu oleh pemimpin, ia akan melaksanakan bai’atnya, dan bila tidak diberi maka ia tidak mau melaksanakan bai’atnya.”  (HR.  Imam Bukhari dan Muslim).

Tiga golongan yang dimaksud dalam hadist tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Orang yang kikir dan tidak mau membantu orang lain yang tengah membutuhkan pertolongan.
  2. Orang yang melakukan sumpah palsu dalam urusan perdagangan demi mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.
  3. Orang yang membai’at pemimpin karena kepentingan duniawi atau adanya pamrih demi mendapatkan imbalan yang diinginkan.

Wallahu a’lam Bish-shawab.  Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita dan menjadikan kita sebagai manusia yang lebih baik lagi.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here