Alasan Mengapa Bersuci dengan Tanah Lebih Bagus dari Sabun dan Air

Alasan Mengapa Bersuci dengan Tanah Lebih Bagus dari Sabun dan Air

Tongkrongan Islami – Jika mengamati alam di sekeliling kita, pastilah kita akan sangat mengagumi Kebesaran Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah menciptakan bumi dan isinya dengan segala Kuasa-Nya.

Pernahkah kita berpikir, bagaimana Allah menciptakan alam semesta ini dengan berbagai hal di dalamnya yang mungkin di luar nalar kita sebagai manusia. Salah satu ciptaan Allah yang begitu istimewa adalah tanah, tempat kita berpijak hingga saat ini.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:  “Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan?” Dan langit bagaimana ia ditinggikan?” Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan?” Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?” (QS. Al-Ghasyiyah:  17-20).

Tanah merupakan pemberian langsung dari Allah

Tanah tempat kita berpijak adalah anugerah dari Allah kepada manusia, dimana sebagai manusia kita tinggal memanfaatkannya saja sesuai kebutuhan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al- A’raf: 128).

Manusia diciptakan dari tanah

Tanah begitu istimewa, karena dari tanah pula Allah telah menciptakan manusia. Berbagai penelitian ilmiah yang juga menyebutkan bahwa unsur-unsur yang ada pada tubuh manusia juga ditemukan dalam tanah.  Asal usul penciptaan manusia telah tertulis dalam Al-Qur’an secara lengkap dan sebagai manusia kita tidak boleh mengingkari atau bahkan meragukannya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:  “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah..”  (QS.  Ar-Rum:  20).

Di dalam Al-Qur’an juga telah dijelaskan bahwa di dalam tubuh manusia terdiri dari dua pertiga kompenen air sebagai komponen utamanya, sementara sepertiganya terdiri dari unsur-unsur tanah.

Hal ini sesuai dengan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu (cairan) saripati (berasal) dari tanah.” (QS. Al-Mu’minun: 12). Selain itu dijelaskan pula penciptaan manusia dari air seperti dalam firman Allah berikut ini: “Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air..”  (QS. Al-Furqon: 54).

Tanah mengandung jutaan mikroorganisme yang beguna bagi kehidupan

Tidak dipungkiri bahwa tanah merupakan unsur terpenting bagi makhluk hidup setelah air.  Bahkan berdasarkan sejumlah penelitian, disebutkan bahwa dalam segenggam tanah terdapat ratusan juta spesies makhluk hidup termasuk bakteri bersel tunggal yang berfungsi sebagai pengurai.

Setidaknya ada lebih dari 100 juta mikroorganisme dalam setiap gram tanah. Dimana mikrooorganisme tersebut memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan.  Diantaranya adalah sebagai penghancur limbah organik, memperbaiki siklus hara pada tanaman, membantu merangsang pertumbuhan tanaman, dan memaksimalkan penyerapan unsur hara.

Berdasarkan sejumlah penelitian, tanah memiliki beberapa keistimewaan seperti berikut ini:

  • Tanah adalah materi steril yang terbaik dari alam. Dalam dunia kedokteran, tanah mengandung jenis materi yang efektif membasmi kuman, yaitu tetracycline dan tetarolite, dimana keduanya digunakan dalam proses sterilisasi kuman.

Dari Abu Huarirah Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:  “Bersihnya bejana salah seorang dari kamu sekalian apabila dijilati oleh anjing adalah dengan mencucinya tujuh kali, salah satunya menggunakan tanah.” (HR. Muslim). 

Secara ilmiah, anjing diketahui bisa menularkan berbagai penyakit karena adanya ulat-ulat dalam ususnya. Dimana hanya dengan media air liur saja, ulat-ulat tersebut dapat berpindah ke tubuh manusia. Namun dengan membasuh bekas jilatan anjing menggunakan air dan tanah saja, kuman penyakit tersebut bisa dihilangkan. Subhanallah. 

  • Tanah merupakan media terbaik untuk membersihkan air.
  • Tanah mampu menghilangkan bakteri yang tidak bisa dibasmi dengan bahan kimia.
  • Tanah merupakan bahan alami yang dimurnikan air.
  • Tanah merupakan zat yang tidak dapat meregenerasi dari waktu ke waktu.
  • Ruang di antara butiran tanah ternyata berukuran 50% dari ukurannya.
  • Antibiotik yang sering digunakan untuk keperluan pengobatan sebagian besar bersumber dari mikro organisme yang terdapat di dalam tanah.
  • Tanah merupakan materi yang sangat efektif untuk membersihkan pori-pori kulit.

Jika melihat dari berbagai penelitian yang telah dilakukan untuk menguji kandungan dan manfaat tanah, maka sebagai umat muslim tentu kita tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang berlebihan.

Baca juga: Mengenal 7 Lapisan Langit dalam Islam beserta Penghuninya

Pasalnya sejak lebih dari 14 abad silam, Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam sudah mengajarkan bahwa tanah adalah benda yang suci. Rasulullah SAW bersabda: “Bumi dijadikan untukku sebagai tempat sujud (masjid) dan alat bersuci.”  (HR.  Muslim). Itulah mengapa Rasulullah juga menganjurkan kita untuk bertayamum menggunakan debu tanah. Wallahu a’lam Bish-shawab.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here