Bacaan Doa Saat Terbangun dari tidur di Malam Hari

Bacaan Doa Saat Terbangun dari tidur di Malam Hari

Tongkrongan Islami – Istrahat di waktu malam tidak selamanya terasa nyaman. Terkadang kita akan terjaga di malam hari karena penyebab tertentu. Hal ini akan menggangu aktivitas kita keesokan harinya. Bilamana hal ini sering terjadi akan berdampak terhadap stamina yang kita miliki.  Tentu, kesehatan kita akan mudah terganggu.

Banyak orang yang menjadikan momen ini sebagai lahan ibadah. Sebagian orang memilih mendirikan sholat malam, sebagian orang memulai belajar malam, dan sebagian lainnya memilih tidur kembali.

Jika ingin tidur kembali dianjurkan untuk membaca doa penyejuk hati agar tidak terbangun lagi. Bagi yang terbiasa dengan bangun malam, hal ini bukanlah menjadi hambatan karena rutinitas ibadah yang mereka lakukan di pertengahan malam.

Pertanyaan yang muncul, bagaiamana jika kita telah usai melakukan rutinitas ibadah namun kesusahan untuk tidur kembali.

Pada kondisi ini, Nabi Muhammad SAW mengajarkan kita untuk senantiasa mengucapkan doa seperti berikut ini:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَ لَهُ الْحَمْدُ وَ هُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ. وَ الْحَمْدُ لِلَّهِ, وَ سُبْحَانَ اللهِ, وَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ, وَ اللهُ أَكْـَبُر. وَ لَا حَوْلَ وَ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ.

“Tiada tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Segala puji bagi Allah, Mahasuci Allah, Tiada tuhan selain Allah, dan Allah Mahabesar. Tiada daya dan tiada kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah”.

Doa di atas, sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh ‘Ubadah bin Shamit ra, dari Rasulullah SAW, beliau bersabda,

مَن تَعارَّ من الليل فقال: لا إله إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ ولهُ الْحَمْدُ وهُوَ على كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، الحمدُ للهِ، وسبحانَ اللهِ، ولا إله إلا اللهُ، واللهُ أَكْبَرُ، ولا حَوْلَ ولا قُوَّةَ إلا بِاللهِ، ثم قال: اَللّهُمَّ اغْفِرْ لي – أو دعا – استُجِيبَ له، فإنْ توضأ وصلى قُبِلتْ صلاتُه

“Barangsiapa yang terjaga di malam hari, kemudian dia membaca: [Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syain qodiir. Alhamdulillah wa subhanallah, wa laa ilaha illallah, wallahu akbar, wa laa hawla wa laa quwwata illa billah] Segala puji bagi Allah Tiada sembahan yang benar kecuali Allah semata dan tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nyalah segala kerajaan/kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dia maha mampu atas segala sesuatu, segala puji bagi Allah, maha suci Allah, tiada sembahan yang benar kecuali Allah, Allah maha besar, serta tiada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah, kemudian dia mengucapkan: allahummagfirli “Ya Allah, ampunilah (dosa-dosa)ku“, atau dia berdoa (dengan doa yang lain), maka akan dikabulkan doanya, jika dia berwudhu dan melaksanakan shalat maka akan diterima shalatnya”. HSR al-Bukhari (no. 1103), Abu Dawud (no. 5060), at-Tirmidzi (no. 3414) & Ibnu Majah (no. 3878).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.