Beginilah Islam Memandang Status Kawin Lari Dan Hukumnya

Beginilah Islam Memandang Status Kawin Lari Dan Hukumnya

Tongkrongan Islami – Cinta itu Buta…..Karena saking cintanya dua pasangan saat tidak disetujui orang tua, akhirnya kawin lari pun jadi pilihan. Ada orang yang asal copot diangkat menjadi wali nikah, dan akhirnya mereka menikah. Padahal menikah seperti itu hakekatnya bermasalah.

Kawin lari yang dimaksud bisa berarti dalam berbagai macam pengertian. Kawin lari tanpa wali nikah, ataupun ada wali tidak jelas dan tak ada izin dari wali yang sebenarnya. Ada juga kawin lari pakai cara kumpul kebo, bisa juga tinggal di satu atap tanpa status menikah.

Bisa jadi saat hamil mereka menjalin hubungan rumah tangga secara resmi. Yang akan kami bahas di sini yaitu kawin lari, menikah dengan wali tidak jelas, jadi sama saja tidak ada wali. Dan yang wajib ada wali yaitu adalah si wanita, bukan laki-laki.

Urutan Wali Nikah

Wali memiliki urutan yang telah ditetapkan para ulama. Ulama Syafi’iyah membuat urutan:

  1. Ayah
  2. Kakek
  3. Saudara laki-laki
  4. Anak saudara laki-laki atau keponakan
  5. Paman
  6. Anak saudara paman atau sepupu

Selengkapnya terkait wali nikah telah kami ulas secara rinci pada halaman “konsep wali nikah dalam islam“. Halaman tersebut kami lengkapi dengan kemungkin-kemungkinan yang terjadi dalam status pernikahan seperti; wali nikah untuk gadis, janda, anak tiri, maupun anak di luar nikah.

Pengertian Wali Wanita

Wali wanita merupakan kerabat laki-laki si wanita dari jalur ayahnya, dan bukan ibunya. Bila masih ada kerabat yang jauh lebih dekat seperti ayahnya. Segingga tidak boleh kerabat yang jauh misalnya paman menikahkan si wanita.

Boleh bila si wali mewakilkan pada orang lain misalnya si ayah pada paman sebagai wali si wanita. Dan ingat, syarat wali yaitu: (1) Islam, (2) laki-laki, (3) berakal, (4) baligh dan (5) merdeka . Anda bisa lihat Shahih Fiqh Sunnah, 3: 142-145).

Advertisement
Loading...

Dalil-dalil tentang harus adanya wali wanita dalam pernikah.

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ : أَيُّمَا امْرَأَةٍ نَكَحَتْ بِغَيْرِ إِذْنِ وَلِيِّهَا فَنِكَاحُهَا بَاطِلٌ بَاطِلٌ بَاطِلٌ فَإِنِ اشْتَجَرُوْا فَالسُّلْطَانُ وَلِيُّ مَنْ لاَ وَلِيَّ لَهُ

Dari ‘Aisyah, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seorang wanita yang menikah tanpa izin walinya maka pernikahannya adalah batiil, batil, batil. Dan apabila mereka bersengketa maka pemerintah adalah wali bagi wanita yang tidak memiliki wali”. (HR. Abu Daud no. 2083, Tirmidzi no. 1102, Ibnu Majah no. 1879 dan Ahmad 6: 66. Abu Isa At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan)

عَنْ أَبِيْ مُوْسَى الأَشْعَرِيِّ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ : لاَ نِكَاحَ إِلاَّ بِوَلِيٍّ

Dari Abu Musa Al Asy’ari berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak sah pernikahan kecuali dengan wali”. (HR. Abu Daud no. 2085, Tirmidzi no. 1101, Ibnu Majah no. 1880 dan Ahmad 4: 418. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ لاَ تُزَوِّجُ الْمَرْأَةُ الْمَرْأَةَ وَلاَ تُزَوِّجُ الْمَرْأَةُ نَفْسَهَا وَالزَّانِيَةُ الَّتِى تُنْكِحُ نَفْسَهَا بِغَيْرِ إِذْنِ وَلِيِّهَا

Dari Abu Hurairah, ia berkata, “Wanita tidak bisa menjadi wali wanita. Dan tidak bisa pula wanita menikahkan dirinya sendiri. Wanita pezina-lah yang menikahkan dirinya sendiri.” (HR. Ad Daruquthni, 3: 227. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dan Syaikh Ahmad Syakir)

Untuk terhindar dari hal demikian, maka hendaknya kawula muda memperhatikan cara dalam berhubungan antar pasangan atau pacaran. Senantiasa memperhatikan norma dan akhlak yang baik, dan menjaga selalu batasan yang sesuai dengan aturan dan ketentuan syari’at Islam.

Jangan turutkan cinta buta yang penuh kebebasan. Bisa menghilangkan pemikiran juga akal yang sehat dalam tindak dan perbuatan selama mereka melakukan hubungan asmara percintaan.

Akibatnya menjadi tersesat kejurang kemasiatan, cikal bakal terjadinya pernikahan melalui cara kawin lari dari aturan dan koridor hukum. Kawin lari sama saja dengan zina karena status nikahnya tidak sah.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here