Edisi 18 Khutbah Jumat Terbaru Mewujudkan Pribadi Muslim

Edisi 18 Khutbah Jumat Terbaru Mewujudkan Pribadi Muslim

Edisi 18 Khutbah Jumat Terbaru Mewujudkan Pribadi Muslim

Oleh : Sukahar Ahmad Syafi’i

Ma’asyiral muslimin Jamaah Jumat Rahimakumullah Tiada kata yang pantas kita panjatkan melainkan rasa syukur yang amat tinggi kepada Allah SWT atas segala nikmat, rahmat serta karunia yang begitu banyak hingga tak dapat dihitung jumlahnya, dan atas rahmat dan karunia dari-Nya pula kita selaku muslim dapat melaksanakan kewajiban agama berupa shalat jumat saat ini.

Shalawat serta salam senantiasa terhaturkan kepada Nabi kita Muhammad SAW, yang berkat perjuangan dan jasa beliau hingga saat ini kita masih bisa merasakan manisnya iman, Islam dan karunia yang tak terkira dari agama Islam yang dibawa oleh beliau.

Sudah barang tentu setiap orang yang mengaku baragama Islam (Muslim) ingin menjadi muslim yang sebenarnya, karena dengan menjadi muslim yang sebenarnya akan mendapatkan keistimewaan dari Allah SWT. Oleh sebab itu ada beberapa fase yang harus kita tempuh agar menjadi pribadi muslim yang sebenarnya yang mendapatkan Ridho dari Allah SWT, hal ini sesuai dengan firman Allah SWT :

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ ادْخُلُواْ فِي السِّلْمِ كَآفَّةً وَلاَ تَتَّبِعُواْ خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ

“Wahai orang-orang yang beriman hendaklah kalian masuk dalam agama Islam secara sempurna dan jangan mengikuti langkah-langkah syetan karena syetan adalah musuh yang nyata ” (QS. Al-Baqarah : 208)

Ma’asyiral muslimin Jamaah Jumat Rahimakumullah

Ayat diatas menuntut kita untuk menjadi muslim yang sebenar-benarnya dengan menjalankan agama Islam secara sempurna tidak sebagian-sebagian (Parsial). Dengan demikian ada beberapa fase penunjang yang harus kita tempuh agar menjadi Muslim yang sebenarnya selain mengamalkan ajaran agama Islam secara kaffah tadi.

Yang pertama: Hendaknya senantiasa berakhlaq mulia, akhlaq atau tabiat merupakan cerminan pribadi seseorang maka seseorang akan dikatakan baik bilamana akhlaknya atau perilakunya baik dan akan dikatakan jelek bilamana perilakunya jelek, dalam hal ini Nabi Muhammad SAW bersabda :

إِنَّ مِنْ خِيَارِكُمْ أَحْسَنَكُمْ أَخْلاَقًا ( رواه الشيخان

“Sesungguhnya orang yang terbaik diantara kalian adalah orang yang paling baik akhlaknya ”

Dan Rasulullah SAW juga menganjurkan agar kita senantiasa berprilaku lemah lembut kareana Allah SWT itu lembut dan menyukai kelembutan.

قال رسول الله : إِنَّ اللَّهَ رَفِيقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ فِي الأَمْرِ كُلِّهِ

“Allah SWT itu lembut dan menyukai kelembutan dalam semua perkara ”

Yang kedua, hendaknya seorang muslim memiliki sifat pemaaf karena bagaimanapun juga sifat maaf adalah salah satu jalan untuk mewujudkan ukhuwah dan tali persaudaraan antar sesama muslim. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat al-A’raf : 199 :

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنْ الْجَاهِلِينَ

“Jadilah engkau pemaaf, suruhlah orang untuk mengerjakan yang ma’ruf dan berpalinglah dari orang-orang yang bodoh” (QS. Al-A’raf : 199)

Karena urgennya sifat ini maka diharapkan bagi seorang yang mengaku dirinya muslim hendaknya memiliki sifat ini.

Yang ketiga, hendaknya memeliki sifat sabar dan berserah diri dalam menghadapi ujian dari Allah SWT.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اصْبِرُواْ وَصَابِرُواْ وَرَابِطُواْ وَاتَّقُواْ اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman hendaknya kalian bersabar dan saling menasehati dalam kesabaran …….” (QS. Ali- Imran: 200)

Dari firman Allah SWT di atas telah jelas bahwa sifat sabar sangatlah penting dan memang sangat diperlukan oleh seorang muslim yang berkeinginan menjadi muslim yang sebenar-benarnya atau yang sering disebut “the real of moslem”

Ma’asyiral muslimin Jamaah Jumat Rahimakumullah

Yang keempat, jangan sekali-kali kita memiliki sifat cengeng, pesimis apalagi mudah menyerah. Akan tetapi hendaknya kita banyak berusaha dan tetap istiqomah karena disetiap kesulitan pasti ada kemudahan dan disitulah pertolongan Allah SWT datang pada kita.

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (٥) إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

“Sesungguhnya bersama kesulitan pasti ada kemudahan” (QS. Al-Insyirah: 5-6)

Yang kelima, Mengoptimalkan ibadah shalat seoptimal mungkin baik shalat wajib maupun shalat sunnah, karena shalat adalah amalan pertama yang akan dihisab, dan dengan shalat pulalah seorang muslim akan dikenal sebagai seorang muslim karena shalat adalah alat pembeda orang Islam dengan orang kafir.

وَاسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلاَّ عَلَى الْخَاشِعِين

“Jadikanlah shalat sebagai penolongmu dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk” (QS. Al-Baqarah: 45)

Seberat apapun shalat tetap harus kita jalankan karena shalat adalah tiang agama yang harus kita tegakkan, dengan istiqomah dan khusyuk dalam menjalankannya InsyaAllah SWT kita diberi kemudahan oleh Allah SWT.

Ma’asyiral muslimin Jamaah Jumat Rahimakumullah

Dan perlu kita ketahui bahwa Allah SWT adalah Dzat yang Maha melihat, Maha tahu tentang segala sesuatu baik yang tampak maupun yang tersembunyi maka jangan sekali-kali kita berani untuk melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah, sebagaimana firman Allah SWT dalam surat al-Mulk : 14 :

أَلا يَعْلَمُ مَنْ خَلَقَ وَهُوَ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ

“Apakah Allah SWT yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu tampakkan atau rahasiakan) dan Dia Maha halus lagi Maha Mengetahui”

بَارَكَاللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ القُرْآنِ العَظِيْمِ, وَنَفَعَنِيْ وَإِيَاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَ الذِكْرِ الحَكِيْمِ
وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَا وَتَهُ إنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَحِيْمُ.

Baca Khutbah Lainnya

  1. Edisi 19 Materi Khutbah Jumat tentang Implementasi Kata Amal dalm Kehidupan
  2. Edisi 20: Teks Khutbah Jumat Terbaru Cinta Dunia Namun Takut Mati
  3. Edisi 21: Khutbah Jumat Pilihan Hati-hati dengan Waktu
  4. Download 65+ Kumpulan Contoh Khutbat Jumat Singkat Terbaru 2017

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.