Jangan Biarkan Iman Memudar, lakukan 5 hal Ini untuk Mengatasinya..

Jangan Biarkan Iman Memuda

Tongkrongan Islami – Sebagai Muslim, iman adalah segalanya. Iman merupakan aset paling berharga. Iman telah menjadi kriteria pertama akan diterima atau tidaknya amalan kita di hadapan Allah. Tetapi, sebagaimana lazimnya aset yang berharga di dunia ini, selalu terancam bahaya.

Banyak sekali pihak yang mengintai juga ingin mencurinya. Maka, tak sedikit orang yang keimanannya memudar atau bahkan lenyap. Dan orang itu akhirnya mati dalam keadaan tidak memiliki iman lagi. Tentunya kita tiak ingin mengalaminya. Namun, bagaimana menjaga agar iman tidak hilang?

Di dalam kitab Ihya’ ‘Ulumiddin, Imam al-Ghazali telah menunjukkan bahwa keimanan itu sangat mudah goyah di awal mula pertumbuhannya. Terlebih lagi di kalangan anak kecil serta kaum awam. Oleh sebab itu, iman harus selalu diperkuat.

Pudarnya Iman Dalam Diri Manusia

Iman bisa semakin pudar di dalam hati kalian sebagaimana dengan pudarnya warna sebuah pakaian. Karenanya selalu minta pada Allah supaya iman kalian terus diperbaharui.”

Ash-Shahihah 1585.

للهم جددالإيمان في قلوبنا

“Allahumma jaddidil imaana fii qulubinaa”.

Artinya: “Ya Allah perbaruilah iman di hati-hati kami”.

Imam al-Ghazali mengibaratkan bahwa awal mula keimanan sama dengan menabur benih. Sementara itu semua amal yang dimiliki merupakan upaya menyiram serta merawatnya. Dan akhirnya ia tumbuh dan berkembang, menjadi pohon yang kuat dan meninggi.

Tumbuh menjadi pohon yang baik dan kokoh, akarnya teguh dan cabangnya menjulang ke angkasa. Kelak, hasil buahnya pasti lebat dan menguntungkan, sesuai dengan seizin Allah.

Naik Turunnya Iman

Keimanan yang ada dalam hati kita sering mengalami fluktuasi. Iman tersebut dapat bertambah kuat, namun juga bisa terkikis tanpa kita sadari. Naik turunnya iman tergantung pada diri kita sendiri sewaktu menjaganya.

Kita sebagai seorang muslim, pastinya selalu ingin agar iman yang kita miliki tak berkurang sedikitpun, tapi justru bertambah kuat. Oleh karena itu, kita harus mengetahui apa saja yang dapat mempengaruhi naik turunnya kadar keimanan kita.

Penyebab turunnya kadar iman

Ada beberapa hal yang bisa menurunkan kadar keimanan dalam diri kita. Sebab-sebab yang dapat menurunkan kadar keimanan bisa datang dari dalam diri kita sendiri, juga dari pihak luar. Hal-hal yang dapat menurunkan kadar keimanan dari dalam diri kita diantaranya yaitu:

  1. Kebodohan: Kebodohan adalah salah satu hal yang dapat mengakibatkan berbagai macam perbuatan buruk. Bisa jadi seseorang berbuat buruk karena dia tidak tahu bahwa perbuatannya itu sebenarnya dilarang oleh agama.
  2. Ketidak-pedulian, melupakan kewajiban dan sifat enggan. Keengganan seseorang pada diri seseorang saat berurusan dengan hal yang berbsifat ukhrowi akan membuatnya sulit untuk bisa melakukan kebaikan.
  3. Menyepelekan semua perintah dan larangan dari Allah Subhanahu wa ta’alaa.
  4. Jiwa seseorang yang selalu memerintahkan untuk berbuat jahat

Cara Untuk Meningkatkan keimanan Yang Memudar

1) Renungkan dan ucapkan arti dari Quran. Ketenangan akan turun dan hati kita akan menjadi lunak. Untuk memperoleh manfaat yang optimal, ingatkan diri kita bahwa Allah sedang berbicara pada kita.

2) Menyadari akan kebesaran Allah. Semuanya ada di bawah kendali-Nya. Terdapat tanda-tanda pada segala sesuatu yang kita lihat dan mengarahkan kepada kebesaran-Nya.

3) Berusaha agar mendapatkan pengetahuan. Pengetahuan itu setidaknya tentang hal-hal dasar dalam kehidupan sehari-hari seperti bagaimana cara berwudhu dengan benar. Tahu apa yang diperintah dan dilarang Allah SWT.

4) Satu perbuatan yang baik akan mengarah ke perbuatan baik lainnya. Allah pasti akan membuat cara mudah untuk seseorang yang memberi sedekah dan juga membuatnya mudah untuk dia agar dapat melakukan perbuatan baik. Perbuatan baik itu harus dilakukan secara terus menerus.

5) Kita harus memiliki rasa takut tentang akhir yang menyedihkan dalam hidup kita. Kita ingat kematian adalah perusak kesenangan.

6) Ingatlah berbagai tingkat akhirat, seperti ketika kita dimasukkan dalam kuburan kita, jika kita menerima hukuman, apa kita akan ada di surga ataupun neraka.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here