5 Kiat Meraih Khusnul Khotimah tanpa Direncanakan

Kiat Meraih Khusnul Khotimah

Tongkrongan Islami – Mati dalam keadaan baik atau khusnul khotimah merupakan keinginan semua umat muslim di manapun mereka berada. Namun begitu, kematian yang khusnul khotimah tentu tidak bisa diraih begitu saja tanpa adanya amal shalih yang dilakukan sebelumnya.

Oleh karena itu, kita wajib mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan memperbaiki ibadah dan akhlak kita dengan amal shalih agar kelak bisa meraih kematian yang khusnul khotimah. Lalu bagaimana cara meraih khusnul khotimah? Berikut ini adalah ulasan lengkapnya.

Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Apabila Allah menghendaki kebaikan kepada seseorang, maka Allah akan membuatnya beramal.” Para sahabat bertanya: “Bagaimana membuatnya beramal?” Beliau menjawab: “Allah akan memberikan taufiq padanya untuk mengerjakan amal shalih sebelum dia meninggal.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi).

Beberapa tanda khusnul khotimah antara lain adalah: mengucapkan kalimat tauhid “Laa ilaaha illallah”, meninggal dengan keadaan dahi berkeringat, meninggal di malam Jum’at atau pada hari Jum’at siang, meninggal ketika berjihad, seorang muslim yang meninggal karena tha’un, karena sakit perut, tenggelam, tertimpa bangunan, terbakar, melahirkan, terbunuh karena mempertahankan hartanya, ketika sedang dalam suatu urusan di jalan Allah, dan ketika sedang bermal shalih.

Berikut ini adalah beberapa cara meraih khusnul khotimah tanpa direncanakan sebelumnya:

Mendirikan shalat dan memelihara shalat

Shalat merupakan amalan yang akan ditanyakan pertama kali pada hari akhir nanti. Shalat adalah kewajiban bagi seluruh umat muslim, shalat menjadi media bagi seorang hamba untuk berkomunikasi secara langsung kepada Rabb-nya.

Shalat memiliki banyak keutamaan sehingga seseorang akan sangat merugi jika tidak melaksanakan shalat sesuai kewajibannya. Bahkan kebiasaan meninggalkan shalat secara terus menerus bisa dianggap sebagai kekafiran. Naudzubillah.

Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Tidak akan masuk neraka seseorang yang shalat sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya.” (HR. Muslim).

Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam juga bersabda: “(Pemisah) di antara kami dan mereka (orang kafir) adalah meninggalkan shalat, karenanya barangsiapa yang meninggalkannya maka sungguh dia telah kafir.” (HR. Ahmad).

Dengan menjalankan shalat tepat waktu dan memeliharan shalat dengan baik maka seorang muslim akan terhindar dari perbuatan keji dan munkar sehingga terhindar pula dari perbuatan dosa yang dimurkai Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Senantiasa mengerjakan amal shalih secara ikhlas semata-mata karena Allah

Kita tidak akan pernah tahu kapan ajal akan menjemput. Namun dengan konsisten mengerjakan amal shalih secara ikhlas semata-mata karena Allah, Insyaallah kita akan siap manakala waktu kita kembali kepada Sang Pencitpta telah tiba. Dan insyaallah bisa meraih khusnul khotimah.

Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Orang yang cerdas adalah orang yang menahan hawa nafsunya dan berbuat (amal shalih) untuk (bekal) kehidupan setelah mati.” (HR. Tirmidzi).

Memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dengan hal-hal yang berguna

Waktu yang diberikan kepada kita untuk hidup di dunia sangatlah singkat. Sehingga kita akan sangat merugi jika menyia-nyiakan waktu yang telah diberikan hanya untuk melakukan hal-hal yang tidak berguna dan tidak memberikan manfaat baik bagi diri kita maupun orang lain.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Dan tidaklah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka, dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa.  Maka tidakkah kalian memahaminya?” (QS. Al An’am: 32).

Jangan pernah meremehkan dosa-dosa kecil yang telah dilakukan

Disadari atau tidak kita seringkali melakukan dosa-dosa kecil dan tidak seharusnya kita meremehkannya.  Karena banyaknya dosa kecil bisa merusak iman, bahkan bisa menjadi dosa besar di hadapan Allah, Naudzubillah.

Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Jauhilah dosa-dosa kecil karena bila berkumpul pada seseorang akan menghancurkan dirinya.” (HR. Ahmad).

Senantiasa berdzikir dan mengingat Allah di manapun berada

Dengan membiasakan diri untuk berdizikir maka kita akan senantiasa mengingat Allah dimanapun kita sedang berada. Allah SWT berfirman: “…laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.”  (QS. Al-Ahzab [33]:  35).

Dari Mu’adz bin Jabal Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Aku bertanya kepada Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam ‘Amal apakah yang paling dicintai oleh Allah Azza wa Jalla?’ Nabi Sallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Engkau mati dalam keadaan lidahmu basah karena berdzikir kepada Allah Azza wa Jalla.” (HR. Ibnu Hiban).

Kita tidak akan pernah tahu bagaimana cara kita mati nanti dan tidak akan pernah tahu apakah kita akan mengalami khusnul khotimah ataupun su’ul khotimah. Namun yang pasti, kita harus senantiasa memperbaiki diri dengan amal shalih secara konsisten hingga akhir hayat agar bisa mencapai khusnul khotimah.  Allahumma Aamin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here