Pengertian Makruh dalam Islam

Pengertian Makruh dalam Islam

Last Updated on September 25, 2017 by Tongkrongan Islami

Pengertian Makruh dalam Islam – Secara etimologis, Makrûh berarti sesuatu yang dibenci. Menurut syara’, Makrûh adalah apa yang dituntut untuk ditinggalkan dengan tuntutan yang tidak tegas, dimana pelakunya tidak akan disiksa, sementara meninggalkannya lebih baik, terpuji dan akan diganjar oleh Allah SWT.

Contoh makruh dalam islam seperti sabda Rasulullah yang berbunyi: Rasulullah saw. telah melarang tindakan membujang (HR. ad-Dârimi dari Aisyah).

Namun, larangan tersebut tidak tegas, karena ketika mengetahui sebagian sahabat yang mampu menikah (al-mûsir) tetapi tidak melakukannya, beliau diam. Maka, diamnya Nabi terhadap para sahabat yang “melanggar” larangannya ini membuktikan, bahwa larangan tersebut tidak tegas, atau haram, melainkan makrûh.[24]

Mengenai istilah Makrûh Tahrîm atau Tanzîh istilah yang mula-mula dikembangkan di kalangan mazhab Hanafi, merujuk pada pernyataan Abû Hanîfah. Yang pertama, sebagaimana yang diterangkan di atas, identik dengan haram, sedangkan yang kedua adalah makruh, sebagaimana umumnya. Namun, menurut mazhab Hanafi, yang pertama berlaku dalam kasus larangan yang jika dikerjakan, pelakunya akan dikenai sanksi di dunia atau adzab di akhirat, sedangkan yang kedua tidak.[25]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Pengertian Haram dalam Islam

Pengertian Haram dalam Islam

Pengertian Mubah dalam Islam

Pengertian Mubah dalam Islam