Gambaran Keistimewaan Surah Yasin dalam Hadis Nabi [Penjelasan Lengkap]

Surah Yasin

Tongkrongan Islami– Takziah, Ziarah Kubur dan beberapa perayaan masyarakat kita yang sarat dengan nuansa keislaman tidak akan lepas dari pembacaan Yasin. Meski menjadi hal yang kontroversial dan memunculkan sikap pro-kontra, namun tidak bisa dipungkiri surah yasin senantiasa dibacakan dalam tradisi-tradisi keislaman tersebut. seakan-akan amaliyah tidak akan lengkap tanpa dibacanya surah Yasin. Apalagi, anjuran membaca surah yang disebut sebagai “jantung al-Qur’an” itu merupakan ajaran yang diyakini oleh beberapa kalangan kita merupakan ssesuatu yang wajib diadakan.

Anjuran memperbanyak membaca surah yasin yang tak bisa dilepaskan dari kebiasaan tradisi keislaman indonesia itu tentunya bukan tanpa akar. Di dalam beberapa kitab-kitab kuno yang hingga kini masih diajarkan di pesantren-pesantren tradisional, pembahasan akan keutaman keistimewaan surah yasin akan selalu diulas oleh para Kyai di depan halayak umum.

Wal hasil, anggapan bahwa yasin akan membawa cahaya pengampunan, akan memudahkan sakaratul maut, menghindarkan diri dari mara-bahaya adalah keyakinan-keyakinan yang sejatinya menjadi alasan pokok lestarinya tradisi pembacaan dan penghafalan Yasin tersebut. Lalu bagaimana sih sebenarnya surah Yasin?

Gambaran Surah Yasin.

Surah yasin, adalah salah satu surah yang diawali oleh huruf al-Muqott’oah, yang mana tidak memiliki makna secara harfiah dalam bahasa Arab. Oleh kebanyakan ulama, Yasin digolongkan sebagai bagian dari surah makkiyah. Namun, terdapat juga ulama yang menganggap Yasin adalah madaniyyah. Selain dari dua pendapat di atas, ada juga ulama yang berpendapat bahwa seluruh ayat dari surah Yasin adalah makkiyah, kecuali  ayatke-47:

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ أَنْفِقُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ قَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنُطْعِمُ مَنْ لَوْ يَشَاءُ اللَّهُ أَطْعَمَهُ إِنْ أَنْتُمْ إِلَّا فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

Di antara ketiga pendapat tersebut, pendapat terkuat menurut kebanyakan ulama adalah pendapat pertama. Hal ini didasari oleh beberapa bukti penguat di antaranya adalah karena surah yasin memiliki gaya bahasa yang berkarakter makkiyah. Begitu juga pembahasan yang terkandung di dalam surah Yasin adalah pembahasan-pembahasan yang digolongkan sebagai pembahasan sebelum Hijrahnya Nabi ke Madinah. Apa saja sih kandungan surah yasin?

Para ulama menyatakan bahwa Yasin memiliki makna yang bisa melembutkan hati seorang mukmin karena memuat banyak makna yang berdimensi spritual. Kandungan surah yasin di antaranya:

  1. Berbicara tentang tauhid uluhiyyah dan rububiyah,
  2. Penjelasan tentang orang-orang yang tidak mengimani tauhid dan hari kebangkitan, serta balasan apa yang akan mereka dapatkan,
  3. Berbicara tentang ketetapan-ketetapn Allah tentang hari kebangkitan dan hari pembalasan.

Keistimewaan surah Yasin

Advertisement
Loading...

Dalam kitab Mausu’ah Fadha’li Suar wa Ayatil Qur’an, pembahasan terkait surah yasin memiliki porsi yang cukup banyak. Hal itu dikarenakan, banyak dalil yang berbicara tentang keutaaman surah ini. Meski demikian, Banyak pula di antara dalil-dalil tersebut yang berderajat lemah bahkan palsu. Di antara beberapa keutamaan yang didasarkan dari hadis-hadis yang digolongkan dalam kitab tersebut sebagai dalil yang cukup bisa diterima, adalah:

  1. Membaca dalam satu malam dengan mengharap keridhaan Allah, maka akan diampuni dosanya di malam itu. Berdasarkan hadis:

عن أبي هريرة قال: قال رسول الله ص.م. : من قرأ يس في ليلة ابتغاء وجه الله غفر له في تلك الليلة

“Dari Abu Hurairah R.A.: Rasulullah saw bersabda “Barang siapa yang membaca Yasin pada satu malam, dengan mengharap wajah (keridhaan Allah), maka akan diampuni dosanya di malam itu’ 

  1. Disebutkan bahwa Yasin adalah “jantungnya al-Qur’an” dan disunnahkan membacakannya pada orang yang sedang menhadapi kematian. Berdasarkan Hadis:

 عن معقل بن يسار قال: قال رسول الله ص.م.: البقرة سنام القران, واستخرج: الله لا إله ألا هو الحي القيوم من تحت العرش, و يس قلب القران لا يقرؤها رجل يريد الله تبارك والدار الاخرة إلا غفر له, اقرؤوها على موتاكم

Dari Ma’qal bin Yasar, Rasulullah saw bersabda “surah al-baqarah adalah ‘punuk’nya al-Qur’an dan keluar dari bahwa Arasy Allah, kalimat ‘laa ilaaha illa huwa al-Hayyu al-Qayyyum’. Adapun Yasin adalah ‘jantung al-Qur’an’. Tidaklah dibaca yasin tersebut dengan mengharap Allah dan keselamatan dunia akhirat melainkan akan diampuni dosa-dosa nya. Maka hendaknya kalian membacakan Yasin kepada orang-orang yang menghadapi kematian. 

  1. Membaca potongan ayat 1-9 dari surah Yasin akan menghindarkan dari bahaya makhluk yang sedang mengancam.

Hal ini berdasarkan cerita tentang keselamatan Nabi Muhammad ketika dikepung oleh para Pemuda Quraisy mewakili kabilah-kabilah besar yang menyergap Rasulullah. Dalam sebuah riwayat dari Muhammad bin Ka’ab bin al-Qarahizy diceritakan: tatkala para pemuda berkumpul, dan di sana terdapat Abu Jahal bin Hisyam, dan ketika itu mereka telah berada di depan pintu Muhammad, ia Abu Jahal berkata kepada mereka: “Sungguh Muhammad itu meyakini bahwa jika kalian mengikuti apa yang didakwahkannya, maka kalian akan menjadi penguasa-penguasa di arab dan di luar arab. Dan nanti ketika kalian dibangkitkan setelah kematin kalian maka kalian akan dibuatkan pakaian dari sutera merah. Namun apabila kalian tidak mengerjakan, maka kalian akan binasa, dan nanti kalian dibangkitkan setelah kematian dan di masukkan ke dalam api yang akan membakar”. Setelah itu, Rasulullah mengambil tanah/debu sepenuh kedua telapak tangannya, lalu menyebarkan debu itu di atas kepala mereka seraya membacakan:

يس (1) وَالْقُرْآنِ الْحَكِيمِ (2) إِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ (3) عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ (4) تَنْزِيلَ الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ (5) لِتُنْذِرَ قَوْمًا مَا أُنْذِرَ آبَاؤُهُمْ فَهُمْ غَافِلُونَ (6) لَقَدْ حَقَّ الْقَوْلُ عَلَى أَكْثَرِهِمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ (7) إِنَّا جَعَلْنَا فِي أَعْنَاقِهِمْ أَغْلَالًا فَهِيَ إِلَى الْأَذْقَانِ فَهُمْ مُقْمَحُونَ (8) وَجَعَلْنَا مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَاهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ

seketika itu, nabi pindah dari mereka, tanpa ada satu pun orang yang menyadari.

Baca Juga: Surah al Kahfi; Keluarga Sakinah dan Selamat dari Dajjal Bagi Pembacanya!

Beberapa Keterangan palsu Mengenai Surah Yasin

Tidak sedikit ulama yang memberikan perhatian terhadap hadis-hadis yang berkaitan dengan surah Yasin. Perhatian mereka di antaranya dengan menyeleksi hadis-hadis tersebut secara sanad. dari seleksi tersebut ditemukan banyak hadis yang bahkan masuk dalam kategori palsu. Seperti dalam kitab al-Maudhu’at  (2/313) karya Ibnu Jauzy dan juga al- Fawa’id al-Majmu’ah (942, 979) karya as-Saukani dituliskan beberapa hadis palsu tersebut, di antaranya

  • Hadis “sesungguhnya setiap segala sesuatu memiliki jantung dan jantung al-Qur’an adalah yasin. Barang siapa yang membaca yasin maka seakan-akan dia telah membaca al-Qur’an sepuluh kali.”
  • Hadis “Barang siapa yang membaca surah yasin pada malam hari, maka akan paginya akan telah diampuni Allah.”
  • Hadis “Barang siapa yang konsisten membaca yasin tiap malam, maka dia akan mati dalam keadaan syahid”
  • Hadis “barang siapa yang memasuki perkuburan dengan membaca Yasin, maka bacaan itu akan meringankan mayat yang hendak diziarahi.”
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here