Doa Mohon Petunjuk Kebenaran & Kebaikan dari Masalah yang Dihadapi

Doa Mohon Petunjuk Kebenaran

Tongkrongan Islami – Doa mohon petunjuk kebenaran, kebaikan, pekerjaan, jodoh maupun segala permasalahan yang kita hadapi adalah bentuk ikhtiar dalam menghindari segala kesalahan yang akan kita putuskan, karena manusia sering dihadapkan pada dua pilihan sulit yang berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kondisi demikian, kita dianjurkan untuk meminta petunjuk kepada Yang Maha Pasti, agar diberikan kemudahan dalam menentukan pilihan yang tepat. Allah SWT berfirman,

مَن يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِ وَمَن يُضْلِلْ فَلَن تَجِدَ لَهُ وَلِيّاً مُّرْشِداً

“Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tidak akan mendapat seorang pemimpin-pun yang dapat memberi petunjuk kepadanya.” [QS. al-Kahfi:17].

Doa meminta petunjuk ada dua macam, yaitu permohonan yang bersifat umum berupa permohonan agar diberi kenikmatan Iman dan Islam, kedua permohonan yang bersifat khusus berupa rincian dari bagian-bagian Iman dan Islam seperti permintaan agar ditunjukkan kebenaran, diberi pilihan jodoh yang baik, pekerjaan yang berkah, hingga terhindar dari kesulitan.

Tidak mengherankan bila dalam sholat yang dikerjakan 5 kali sehari, kita selalu membaca surah Al-Fatihah ayat yang berbunyi  اهدِنَــــا الصِّرَاطَ المُستَقِيمَ “Tunjukilah kami jalan yang lurus”. Selain itu, dalam pembukaan shalat malam Nabi SAW, beliau senantia membaca doa berikut:

اهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنْ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ إِنَّكَ تَهْدِي مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

“Tunjukilah aku kepada kebenaran-kebenaran dengan izin Engkau, sesungguhnya Engkau menunjukkan siapa yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus” [HR. Muslim].

Dalili-dalil di atas menunjukkan bahwa kita senantiasa dihadapkan pada kondisi yang membutuhkan pilihan yang tepat. Jadi sudah sewajarnnya, kita memasrahkan segala pilihan kepada Allah SWT.

Doa Diberi Jodoh yang Baik

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَٱجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Rabbana hablana min azwaajina, wa dzurriyyatina qurrata a’yuniw, waj’alna lil muttaqiena imaamaa

“Ya Allah ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami jodoh (istri-istri) kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang2 yang bertakwa.” [QS Al-Furqaan 74]

رَبِّ لَا تَذَرْنِى فَرْدًا وَأَنتَ خَيْرُ ٱلْوَٰرِثِينَ

Rabbii Laa Tazarni Fardan Wa Anta Khairul Waaritsiin

“Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik. [QS. Al-Anbiya’: 89]

Doa Agar Ditunjukkan Kebenaran

اهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنْ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ إِنَّكَ تَهْدِي مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

“Tunjukilah aku kepada kebenaran-kebenaran dengan izin Engkau, sesungguhnya Engkau menunjukkan siapa yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus” [HR. Muslim].

Dan sungguh Nabi SAW telah memerintahkan Ali Ibnu Abu Thalib Ra untuk meminta kepada Allah petunjuk dan kebenaran:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالسَّدَادَ

Allahumma Inni Asalukaal Hudaa Was Sadad

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu petunjuk dan kebenaran.” [HR. Muslim].

Doa Agar Dipilihkan Pekerjaan yang Berkah

اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِأَوَّلِنَا وَآَخِرِنَا وَآَيَةً مِنْكَ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

Allaahumma rabbanaa anzil ‘alainaa maaidatan minas samaai takuunu lanaa ‘idan liawwalinaa wa aakhirinaa wa ayatan minka warzuqna wa anta khairur raaziqiina

“Ya Tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rezkilah kami, dan Engkaulah pemberi rezki Yang Paling Utama.” [QS. Al-Maidah : 114]

اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

“Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak”

“Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu” [HR. Tirmidzi & At Tirmidzi]

Doa Agar Ditunjukkan Kebaikan

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

“..Rabbi aw zi’niy an asykura ni’matakallatiy an’amta ‘alayya wa’alaa waalidayya wa an a’mala shaalihan tardhaahu wa ashlihliy fii dzurriyyatiy inniy tubtu ilayka wa inniy minal muslimiin..”

“Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni`mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”. [QS. Al-Ahqaf : 15]

اهْدِنِي لِأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ وَاصْرِفْ عَنِّي سَيِّئَهَا لَا يَصْرِفُ عَنِّي سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ

Ahdini Liahsanil Akhlaq laa yahdii liahsanihaa illaa anta washrif ‘anni sayahaa, laa yashrif ‘annii sayahaa illaa anta

Tunjukilah aku untuk berakhlak yang baik tidaklah ada yang mampu memberikan petunjuk untuk perbaikan akhlak kecuali Engkau dan jauhkanlah dariku kejelekannya tidaklah ada yang menjauhkan dariku kejelekannya kecuali Engkau.” [HR. Muslim].

اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الثَّبَاتَ فِي الْأَمْرِ، وَأَسْأَلُكَ عَزِيمَةَ الرُّشْدِ، وَأَسْأَلُكَ شُكْرَ نِعْمَتِكَ، وَحُسْنَ عِبَادَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ قَلْبًا سَلِيمًا، وَلِسَانًا صَادِقًا، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا تَعْلَمُ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا تَعْلَمُ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَعْلَمُ

‘Allahumma innii as-alukats tsabaata fil amri, wa as-aluka ‘aziimatar rusydi, wa as-aluka syukra ni’mataka, wa husna ‘ibaadataka, wa as-aluka qalban saliiman, walisaanan shaadiqan, wa astaghfiruka limaa ta’lamu, wa as-aluka min khoiri maa ta’lamu, wa a’uudzubika min syarri maa ta’lamu’

“Ya ALLAH,, aku memohon kepada-Mu keteguhan dalam perkara (keimanan), aku memohon kepada-Mu tekad bulat yang benar, aku memohon kepada-Mu rasa syukur atas nikmat-Mu dan ibadah dengan baik kepada-Mu, aku memohon kepada-Mu hati yang bersih dan lisan yang jujur. Aku memohon ampunan-Mua atas (dosa-dosaku) yang Engkau pasti mengetahuinya, aku memohon kepada-Mu dari kebaikan yang Engkau pasti mengetahuinya dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang Engkau pasti mengetahuinya.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, An-Nasai, Ibnu Hibban, & Ath-Thabarani]

Doa Agar Terhindar dari Kesesatan

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

‘Robbanaa Laa Tuzigh Quluubanaa Ba’da Idz Hadaitanaa wa Hab Lanaa Min-Ladunka Rohmatan, innaka Antal-Wahhaab’

“Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Dzat yang Maha Pemberi (karunia).” [QS. Ali Imran: 8]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here